Ketua DPRD kabupaten Kampar, minta aparat penegak hukum barantas narkoba sampai ke akarnya.
Nusaperdana.com, Kampar - Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal berharap secara bersama memberantas narkoba dari pucuk hingga ke akar-akarnya.
Menurut Faisal, saat ini di Kampar, narkoba tidak hanya merusak kalangan dewasa, tetapi juga sudah merusak ke jenjang pendidikan ke bawah.
Hal ini ditegaskan oleh Muhammad Faisal saat memberikan kata sambutan pada acara Hari Anti Narkoba Indonesia di Lapangan Pelajar Bangkinang, Sabtu (25/6/2022).
Untuk itu, ketua DPRD Kampar ini berharap kepada pihak kepolisian, menangkap para bandar narkoba.
"Kenapa tidak bisa diberantas, karena tidak diberantas dari indukya. Induknya tidak pernah kita sentuh. Bukan hanya di Kampar, tapi di Indonesia umumnya," kata Faisal.
Politisi Gerindra ini juga mengaku mendapatkan data dari Kalapas Bangkinang, bahwa mayoritas napi adalah para pelaku narkoba. Dalam kesempatan ini, Faisal juga mempertanyakan apa alasan tidak sampai memberantas ke induknya.
"Kita tidak tahu alasanya kenapa tidak sampai ke bawah, tidak sampai ke induknya, cuma anak-anaknya saja, bagaimana tidak berkembang di Indonesia khususnya di Kabupaten Kampar ini. Dilaporkan oleh Kalapas kepada kami, di penjara penuh oleh mayoritas narkoba.
"Kami bangga dengan pihak kepolisian dan TNI, begitu menangkap tapi tindak sampai ke akarnya. Saya harap kita punya komitmen bersama, tidak saja melalui forum-forum siromonial seperti ini. Tetapi niatkan dalam hati kita bersama bahwa narkoba ini tidak lagi melanda kalangan dewasa, tetapi sudah sampai di jenjang pendidikan ke bawah," ungkap Faisal.
Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal ini menambahkan dengan meminta dengan serius secara bersama memberantas narkoba ini, karena narkoba benar-benar sudah merusak moral anak-anak penerus bangsa.
"Narkoba sudah merusak moral anak anak kita. Jadi harapan saya sekali lagi, muda mudahan komitmen ini tidak hanya jadi siromonial saja, tetapi komitmen bersama. Betul-betul memberantas narkoba, dari pucuknya sampai ke akar-akarnya. Narkoba tidak hanya dijadikan bisnis, tapi susah ke jenjang ke bisnis***

Berita Lainnya
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Program Ketahanan Pangan, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi