Percepatan pembangunan strategi, bupati Kampar minta review RT RW kabupaten Kampar di segerakan.
Nusaperdana.com, Kampar - percepatan dan sinkronisasi pembangunan tak terlepas dari pedoman Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW),
dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Namun dalam kenyataan tidak sesuai dengan kondisi ril dengan peruntukannya. Oleh sebab itu saat ini ada peluang untuk melakukan perubahan/peninjauan (Review) RTRW yang akan disampaikan kepada Gubernur Riau.
Oleh sebab itu kepada Dinas Instansi terkait, Desa dan Kecamatan memberikan segera laporan terhadap kondisi ril untuk di Review yang nantinya akan diserahkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Gubernur Riau.
Demikian dikatakan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH, MH melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. H. Yusri, M Si saat melakukan rapat terbatas yang diadakan di Lantai II Kantor Bupati Kampar di Bangkinang, Kamis 28/07. Hadir pada rapat tersebut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Kampar Ir. Azwan, M. Si, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar Ir. Aliman Makmur M. Si, PC, HD, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Kampar Khalisman, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Yuricho Efril, S.STP, dan Kepala Dinas PU PR yang diwakili Sekretaris Sukani. ST
Kami minta Instansi terkait, Camat dan Kepala Desa untuk Mempercepat proses review RTRW Kabupaten Kampar, ini menyangkut terhadap dukungan program strategis dalam pembangunan kemasyarakatan maupun investasi " Kata Yusri.
Perlu Sinergi instansi teknis terhadap review RTRW kondisi real di lapangan, sperti kawasan pemukiman, kawasan perkebunan, kawasan pertanian maupun
Sudah bersertigikat namun masuk dalam kawasan.
.
Peran aktif Camat dan Desa dalam memberikan data kepada kita untuk disampaikan ke Provinsi Riau " Tambahnya lagi.
Dengan RTRW Kabupatwn Kampar kedepan kita dapat sesuaikan dengan peruntukkan, sehingga masyarakat tidak di rugikan dan yang paling utama mudah dalam mengambil kebijakan, terutama pembangunan strategis di Kabupaten Kampar, jika sudah ada peta tata ruang, biaya-biaya yang dikeluarkan sudah bisa diukur berdasarkan zona tata ruang yang sudah dibuat" Tutup Yusri.(Redaksi)

Berita Lainnya
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Tingkatkan Mutu dan Daya Saing
Program Kapal Baca JALUR Hadir di Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Tingkatkan Minat Baca Anak
Sentuh Warga Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Bagikan Sembako Lewat Program JALUR
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Batang Tuaka Diresmikan, Permudah Akses Warga Dusun Panglima
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Meningkatkan Mutu dan Daya Saing
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar