Proyek PT Wika Timbulkan Debu, Warga Silam Mengeluh
Nusaperdana.com, Kuok - Warga Desa Silam Kecematan Kuok kabupaten Kampar Riau Ali hawa, mengeluh kan hasil debu dari PT Wijaya Karya (WIKA) Pelaksana kegiatan pembangunan jalan TOL sumatra lintas pangkalan Pekanbaru tepatnya di desa silam
Ali hawa sebagai warga silam ketika di konfirmasi oleh wartawan, Kamis 13 Oktober 2022, membenarkan, bahwasanya PT Wika menghasilkan debu dan masyarakat silam sangat di Resahkan.
" Saya juga pertanyakan SOP kerja dilapangan, Bukan hanya debu yang mengancam kesehatan kami sebagai masyarakat," ujarnya.
Lanjut kata Ali hawa, Kecepatan kendaran mobil besar yang melintasi pemukiman masyarakat yang keluar masuk angkut material TOL juga sangat meresahkan.
" Kita meminta pemerintah daerah kabupaten kampar melalu PJ Bupati kampar Dr Kamsol MM agar hal ini, disampaikan melalui pihak pengelola jalan TOL sumatra padang Pekanbaru, Pejabat ditingkat pimpinan dibawah sangat disayangkan hal ini tidak di berikan pemahaman terhadap orng orang pekerja dibawah," ungkapnya.
Selajutnya, Harapan kami sebagai masyarakat silam, Perhatikan Lingkungan dimana Objek pekerjaan padat penduduk Apa yang harus mereka lakukan," tutupnya.
Selanjutnya wartawan konfirmasi Humas PT Wijaya karya (Wika) Zulkifli lewat WhatsApp pribadi nya, mengatakan belum bisa memberikan tanggapan.
"karna saya belum melihat langsung kelapangan, makanya saya persilahkan langsung ke pelutnya," katanya.
Berikut wartawan mencoba konfirmasi Pelutnya pak Romi lewat WhatsApp pribadi nya, sampai berita ini di terbitkan belum dapat tanggapannya.

Berita Lainnya
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana
Menuntaskan S2 di Tengah Kesibukan Kerja, Belman Junaidi Buktikan Komitmen pada Pendidikan
Sat Reskrim Polres Inhil Bersama BPOM dan Disperindag Laksanakan Operasi Pasar Jelang Ramadhan 1447 H
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Kepala SMAN 2 Kampar Ucapkan Selamat HUT Kampar ke 76: Kampar di Hati
Dugaan Pupuk KCL Palsu di KUD Maju Jaya Tapung Menguat, LPPNRI Dorong Proses Hukum
Zumrotun Rayakan HUT Kampar Ke 76 dan HUT Gerindra Ke 18: Kampar di Hati, Kompak Bergerak Berdampak