PU Kejari Bengkalis Menuntut Terdakwa Pengendali Sabu Dari Negeri Jiran Pidana Mati
Nusaperdana.com,Bengkalis - Jaksa Penuntut Umum (PU) Kejari Bengkalis menuntut terdakwa Abdullah alias Dullah Pengendali Narkotika jenis sabu dari Negeri Jiran Malaysia dengan hukuman Pidana mati.
Tuntutan itu dibacakan pada sidang hari Rabu (04/01/2023) dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan.
Pada sidang tersebut dikatakan Kasi Pidum Kejari Bengkalis Zikrullah SH saat dikonfirmasi Nusaperdana com, Selasa (10/1/2023), menyatakan terdakwa Abdullah alias Dullah telah terbukti melakukan tindak pidana menjadi perantara dalam jual beli, Narkotika Golongan I jenis sabu yang beratnya melebihi 5 (lima) gram dan dilakukan secara teroorganisasi.
"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) jo. pasal 132 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan pertama, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Abdullah alias Dullah dengan Pidana mati," ucap Zikrullah.
Selain menuntut Pidana hukuman mati, dikatakan Zikrullah barang bukti berupa 1 (satu) buah handphone merk OPPO warna hitam berikut simcard nomor 0895322832201 dan 081276533505 serta 1 (satu) buah handphone merk OPPO warna hitam berikut simcard nomor 081277894180 dan 0895322832192 dan 1 (satu) buah handphone merk OPPO warna hitam berikut simcard nomor 081341115581 dirampas untuk dimusnahkan.
"Dan membebankan biaya perkara kepada Negara," terang Kasi Pidum Zikrullah menyampaikan isi tuntutan tersebut.
Sementara sidang akan digelar kembali pekan depan dengan agenda pembelaan atau pledoi terdakwa atau tuntutan yang diajukan PU.**

Berita Lainnya
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa
Dukungan Masyarakat Menguat, Wali Murid Larang Anak Ikut Demo Koperasi Merah Putih di SMA 2 Kampar
DPC PDIP SIAK ADAKAN SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI SELURUH PENGURUS PARTAI MASA BAKTI 2025-2030
Hutan Hulu Kampar Dibabat, Air Terjun Gulamo Terancam: Masyarakat Minta Aparat Bertindak Cepat
Eks Kades Indra Sakti Dituntut 8 Tahun Penjara, Jaksa Tegaskan Ada Penyalahgunaan Wewenang Tanah Transmigrasi
DPRD Kampar Gelar Paripurna Laporan Reses, Aspirasi Rakyat Jadi Penentu Arah Pembangunan
Syukuran HUT Intelijen Polri, Polres Inhil Dorong Loyalitas dan Sinergi Personel