RDP Bersama DPPKBP3A Kampar Terkuak Ada Mucikari Dibawah Umur
Nusaperdana.com, Kampar - Kabupaten Kampar Serambi Mekah nya Riau dan nama tersebut sekarang ternoda dengan gaya hidup sebagian kecil warga yang ingin menikmati surganya dunia yakni seks bebas. Para pelaku Pekerja Seks Komersial (PSK) anak - anak perempuan muda untuk mendapatkan sejumlah uang dengan instan.
Celakanya lagi, mucikari masih dibawah umur telah melakukan rekrutmen anak - anak perempuan muda yang hidup keluarganya susah atau miskin. Hal ini terbuka ketika Komisi 2 DPRD Kampar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPPKBP3A Kabupaten Kampar dan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Senin siang, (27/3) di gedung DPRD Kampar.
Kepala UPTD PPA DPPKBP3A Kabupaten Kampar Linda Wati S.Km didalam RDP dengan Komisi 2 DPRD Kampar mengatakan, sekarang di Kampar ada Mucikari masih dibawah umur dan keberadaannya di kota Bangkinang.
Linda Wati kepada wartawan setelah RDP mengatakan, 'Mucikari tersebut sekarang sudah berumur 19 tahun dan mulai beroperasi masih anak - anak," terangnya.
Diterangkan lebih lanjut oleh Linda Wati, mucikari tersebut merekrut anak - anak perempuan dan dijual kepada Bapak - Bapak. "Kemaren hampir kami tangkap seorang Bapak yang memakai anak - anak tersebut, tetapi ada orang yang melindungi dan dilepaskan kembali Bapak tersebut," ungkap Linda Wati.
Ketika ditanya dimana tempat eksekusi anak - anak PSK tersebut dan Linda Wati mengatakan," Tempat eksekusi anak - anak tersebut di salah satu Wisma di kota Bangkinang," terang Linda Wati dengan singkat. (Tim)

Berita Lainnya
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana
Menuntaskan S2 di Tengah Kesibukan Kerja, Belman Junaidi Buktikan Komitmen pada Pendidikan
Sat Reskrim Polres Inhil Bersama BPOM dan Disperindag Laksanakan Operasi Pasar Jelang Ramadhan 1447 H
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Kepala SMAN 2 Kampar Ucapkan Selamat HUT Kampar ke 76: Kampar di Hati
Dugaan Pupuk KCL Palsu di KUD Maju Jaya Tapung Menguat, LPPNRI Dorong Proses Hukum
Zumrotun Rayakan HUT Kampar Ke 76 dan HUT Gerindra Ke 18: Kampar di Hati, Kompak Bergerak Berdampak