Sepi Orderan, Ojol Jatibening Akui Penghasilan Turun Drastis
Nusaperdana.com, Bekasi - Driver ojek online (ojol) Jatibening Pondok Gede Bekasi mengeluhkan sepinya orderan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Jenong, salah seorang driver ojol mengatakan, sejak satu bulan terakhir aplikasi ojol miliknya selalu sepi.
"Anyep (istilah sepi orderan). Tidak tahu kenapa," ujar Jenong , Senin (10/2/2020).
Jenong yang biasa menjalankan pekerjaannya sejak pukul 06.00 WIB, mengaku butuh waktu yang lama untuk bisa mendapatkan orderan penumpang. "Dua jam paling dapat satu orderan," ungkapnya.
Padahal pagi hari biasanya menjadi andalan bagi ojol untuk mendapatkan orderan, mengingat waktu tersebut banyak orang memulai aktivitas. "Tahun kemarin, sehari saya bisa membawa Rp150.000 sampai Rp200.000 ke rumah. Sekarang paling hanya Rp70.000-Rp80.000 saja," katanya.
Hal senada juga diakui Adi , menurutnya butuh waktu lama untuk bisa tupo (tutup poin). Biasanya untuk bisa tupo Adi hanya butuh waktu beberapa jam saja, namun saat ini waktu yang dibutuhkan untuk mengejar bonus poin butuh waktu belasan jam.
"Dari pagi sampai malam baru bisa tupo. Dulu mah jalan pagi, sore juga sudah tupo," ujarnya. (Mul)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi