Sepi Orderan, Ojol Jatibening Akui Penghasilan Turun Drastis
Nusaperdana.com, Bekasi - Driver ojek online (ojol) Jatibening Pondok Gede Bekasi mengeluhkan sepinya orderan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Jenong, salah seorang driver ojol mengatakan, sejak satu bulan terakhir aplikasi ojol miliknya selalu sepi.
"Anyep (istilah sepi orderan). Tidak tahu kenapa," ujar Jenong , Senin (10/2/2020).
Jenong yang biasa menjalankan pekerjaannya sejak pukul 06.00 WIB, mengaku butuh waktu yang lama untuk bisa mendapatkan orderan penumpang. "Dua jam paling dapat satu orderan," ungkapnya.
Padahal pagi hari biasanya menjadi andalan bagi ojol untuk mendapatkan orderan, mengingat waktu tersebut banyak orang memulai aktivitas. "Tahun kemarin, sehari saya bisa membawa Rp150.000 sampai Rp200.000 ke rumah. Sekarang paling hanya Rp70.000-Rp80.000 saja," katanya.
Hal senada juga diakui Adi , menurutnya butuh waktu lama untuk bisa tupo (tutup poin). Biasanya untuk bisa tupo Adi hanya butuh waktu beberapa jam saja, namun saat ini waktu yang dibutuhkan untuk mengejar bonus poin butuh waktu belasan jam.
"Dari pagi sampai malam baru bisa tupo. Dulu mah jalan pagi, sore juga sudah tupo," ujarnya. (Mul)

Berita Lainnya
Kepala Desa Cinta Damai Ajak Warga Jadikan HUT Ke-81 RI Momentum Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Polsek Sungai Batang Kawal Program Ketahanan Pangan, Pertumbuhan Tanaman Jagung di Paret Limau Dipantau Intensif
Kapolres dan Bupati Inhil Turun Langsung Tinjau 11 Korban Gigitan Monyet, Pengobatan Gratis, Perburuan Terus Berlanjut
Patroli KRYD Malam, Polsek Kateman Antisipasi 3C dan Balap Liar di Sungai Guntung
Mampukah Kajari Bengkalis Yang Baru Ade Indrawan Memberikan Kepastian Hukum terhadap Perkara Tambak Udang Yang Terkendala
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Cek Lahan 1,5 Hektare untuk Penanaman Jagung Pipil
Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Sasar 17 Desa di Wilayah 3T
Kapolsek Tembilahan Hulu Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi Tangkal Hoaks dan Narkoba