Setelah 2 Hari Perkasa, IHSG Anjlok dan Dibekukan
Nusaperdana.com, Jakarta - Perdagangan saham kembali dibekukan sementara (trading halt) lantaran turun lebih dari 5%. Kejadian ini terjadi setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dua hari berturut-turut mengalami kenaikan yang cukup tinggi.
Perdagangan saham secara otomatis berhenti pada pukul 10.20 waktu JATS. Di titik itu IHSG tercatat turun 227,279 poin (5%) ke posisi 4.318,292.
Sejak dibuka pada pukul 09.00 waktu JATS, total nilai transaksi perdagangan saham hingga dijatuhkan halt mencapai Rp 1,75 triliun.
Perdagangan saham akan kembali dibuka pada pukul 10.50 waktu JATS, atau dihentikan perdagangan saham selama 30 menit
Sejak tadi pagi pasar modal Indonesia kembali ke tren negatif. IHSG turun 164 poin (3,6%) ke level 4.381.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 16.087.

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI