Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Wali Kota Pekanbaru Gelar Open House, Eratkan Silaturahmi dengan Warga
Tank Terbang Rusia Ditembak Jatuh Militer Ukraina

Nusaperdana.com - Rusia melakukan invasi skala penuh terhadap Rusia sejak 24 Februari 2022. Peristiwa perang besar ini menelan korban jiwa dan kendaraan perang dari dua belah pihak. Terbaru, helikopter serbu Rusia Mil Mi-24 atau biasa disebut 'tank terbang', dikabarkan jatuh ditembak tentara Ukraina.
Viral di media sosial YouTube, sebuah video yang memperlihatkan helikopter serbu Rusia ditembak rudal anti-udara milik tentara Ukraina. Helikopter serbu tersebut diidentifikasi sebagai Mil Mi-24.
Video berdurasi 30 detik itu diunggah di kanal YouTube, WarLeaks, yang memiliki 1,71 juta subcribers. Video diunggah pada 27 Februari 2022 dan hingga kini (1/3/2022) telah ditonton sebanyak 2,3 juta kali.
Dalam rekaman video amatir itu, diberitakan sebuah helikopter terlalap api dan jatuh ke tanah setelah ditembak rudal anti-udara Ukraina di atas wilayah udara Kherson, Ukraina Selatan. Helikopter itu tampak terbang rendah, sehingga bisa dijangkau dengan mudah oleh rudal-rudal Ukraina.
Sejauh ini belum ada informasi resmi dari pihak Ukraina maupun Rusia soal peristiwa tersebut. Pun belum ada media independen yang memberitakan atas kejadian itu.
Helikopter Mi Mil-24 sendiri merupakan salah satu ujung tombak alutsista Rusia untuk menggempur pertahanan lawan di garis terdepan. Helikopter canggih ini memiliki kemampuan menghancurkan target yang berat, namun di sisi lain juga tahan terhadap serangan tembakan musuh. Itu mengapa helikopter ini juga disebut sebagai Letayushiy Tank alias Flying Tank (tank terbang).
Dikutip dari berbagai sumber, helikopter yang dikenal dengan HIND (kode Nato) ini dibekali mesin ganda dan dirancang untuk mendukung serangan udara jarak dekat, untuk membatu pasukan darat melawan target lapis baja. Helikopter ini juga bisa difungsikan sebagai kendaraan angkut personel tentara.
Berita Lainnya
Warga Palestina yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan Dengan Kondisi Terluka
Tujuh Strategi Diplomasi Public Relations untuk Meningkatkan Reputasi Suatu Bangsa.
Amerika Serikat Mulai Uji Klinis Vaksin Influenza Universal
Rusia Kecam Aksi Barat Terhadap Iran
Australia tambah bantuan kendaraan lapis baja untuk Ukraina
Israel Hancurkan Bangunan Sekolah di Palestina di Tepi Barat
PM Inggris Sebut China Ancaman Terbesar Ekonomi Dunia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Pecat Komandan Militer Senior Ditengah Serangan Rusia