Tolak RUU Omnibus Law, Mahasiswa dan Buruh Ancam Mogok Massal
Nusaperdana.com, Jakarta - Kalangan buruh akan bersinergi dengan mahasiswa untuk melakukan aksi besar-besaran atas sikap penolakan diresmikannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja.
Kepala Departemen Hubungan Antar Lembaga Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN) Akbar Rewako mengatakan, pihaknya akan mogok kerja massal dan melakukan demo menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
"Kalau dari kami sudah mulai konsolidasi pemogokan umum. Langkah-langkah ke sana sudah mulai dilakukan pemanasan di beberapa daerah," ujar Akbar di Kantor WALHI, Jakarta, Kamis (20/2).
Bahkan, serikat buruh di kota-kota besar yang lain juga menyatakan, untuk turut serta dalam demonstrasi nanti. Hal ini dilakukan, sebab menurutnya tidak ada jalan lain selain melawan.
"Tidak ada pilihan lain untuk melakukan aksi dalam menghadapi RUU ini, doa tidak mampu mencegah," ungkapnya.
Menyambung omongan Akbar, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia Fajar Adi Nugroho menuturkan, kalau pihaknya juga akan ikut dalam aksi demo RUU tersebut. Namun, untuk waktunya belum ditentukan.
"Sepertinya akan lebih masif dibandingkan aksi Reformasi Dikorupsi karena banyak sektor yang dilibatkan dalam RUU Cipta Kerja ini. Kami akan aksi sama buruh karena mereka menjadi salah satu kelompok yang akan terdampak paling parah," terangnya.

Berita Lainnya
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau Resmi Dilantik, Hj. Helmiaty Basri Siap Pimpin Penguatan Peran Perempuan di Kepri
Seorang Remaja Diperkosa 27 Pria di Sampang, Komisi XIII: Kejar Seluruh Pelaku, Pastikan Korban Pulih dan Peroleh Keadilan
Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Nino dan Prioritaskan Pencegahan
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!
Tragedi di Intan Jaya: Ibu Hamil Jadi Korban Tembakan, DPR Desak Investigasi Transparan
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas