Begini Tanggapan Ketua DPRD Kampar Terkait 3 Orang Anggota DPRD Kampar Terseret Kasus
Nusaperdana.com, Kampar,- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar Riau. Ahmad Taridi, S.H Angkat bicara terkait dua orang anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah Kampar. Diduga yang tersandung kasus korupsi dan satu orang Diduga tersandung oleh kasus asusila.
Ketua DPRD kabupaten Kampar Ahmad Taridi Ketika di Konfirmasi oleh Wartawan, Rabu 8 Juli 2025 mengatakan.
"Terkait dengan Kawan kawan DPRD yang tersandung dengan persoalan hukum kita kembalikan persoalan mereka kepada pihak dimana dilakukan pemeriksaan, sesuai dg prosedur aturan hukum yang berlaku," ungkapnya dengan singkat.
Hal tersebut membuat citra DPRD Kampar semakin terpuruk ditengah – tengah masyarakat. Ke 3 orang anggota DPRD Kampar yang terseret kasus tersebut sampai saat ini belum ada proses Pergantian Antar Waktu (PAW).
Ke 3 orang anggota DPRD Kampar yang terseret kasus, pertama Irwan Saputra dari partai PAN. Irwan Saputra diduga tersandung dalam kasus dana KUR di KCP BNI Bangkinang
Selajutnya anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Partai NasDem Firdaus dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kampar atas dugaan pelanggaran etik berat.
Anggota DPRD Kampar tersebut dituding melakukan tindakan asusila terhadap seorang gadis muda berinisial AN hingga menyebabkan korban hamil, bahkan terindikasi memaksa korban untuk melakukan aborsi
Dengan kasus yang berbeda, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sedang mengusut dugaan korupsi terkait penerbitan surat tanah di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim dan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar.
Kasus tersebut berlangsung dalam kurung waktu 2004 hingga 2022 dan diduga menyeret nama salah satu anggota DPRD Kampar dari partai Nasdem, Ilyas Sayang.

Berita Lainnya
Polres Indragiri Hilir Berbagi Takjil Ramadhan kepada Masyarakat di Tembilahan
Salat Jumat Berlangsung, Tabung Minyak Rem Motor Warga Dicuri di Masjid Desa Ridan Permai
Antisipasi Karhutla, ini langkah-langkah yang dilakukan Pemda Siak
DWP MAN 1 Bengkalis Gelar Bazar Baju Layak Pakai, Hasilnya untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak