Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Puting Beliung hantam rumah warga Aliantan, 7 unit rusak parah
Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Pantai Cermin
Ceramah Subuh Masjid Arafah, Materinya Membahas Prokes ala Nabi Muhammad SAW
Nusaperdana.com, Duri - Masjid besar Arafah Duri menggelar kuliah atau ceramah ba'da subuh. Ceramah tersebut diisi oleh ustaz Muhammad Azhar, Sabtu (8/5/2021).
Dalam ceramahnya, ustaz Azhar mengajak para jamaah untuk meneladani sifat dan kebiasaan Rasulullah SAW. Seperti penerapan cuci tangan sebelum wudhu, kumur-kumur hingga ke graham, mencuci hidung dan sebagainya.
"Cuci tangan, selalu dilakukan Rasulullah Saw setiap hendak berwudhuk, seraya berdoa Ya Allah peliharalah kedua tangan ini dari berbagai kema'siatan.
Artinya dengan kondisi pandemi saat ini agar kita terbebas dari virus dan bakteri yg berbahaya berada di tangan ini," kata Azhar.
Kemudian juga soal kumur-kumur, mencuci hidung hingga ke rongganya, hingga jaga jarak.
Hal ini menurut ustaz, dilakukan rassulullah untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjaga dari hal yang buruk, seperti penyakit.
Sementara itu, Ketua panitia Ramadhan Masjid Besar Arafah Mukhlis SH mengatakan, bahwa Riau sebagai bumi Melayu yang identik dengan Islam, bahwa pesan untuk selalu menjaga kebersihan sebenarnya telah disampaikan oleh Rasulullah SAW sekitar 14 abad yang lalu, baik melalui ucapan maupun teladan langsung dari Nabi Muhammad SAW.
"Tujuanya agar umat manusia menjadi orang yang sehat dan kuat, baik jasmani maupun rohani. Dalam sebuah hadis disebutkan: “Seorang mukmin yang kuat (fisik, mental, jiwa, dan raga) lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan.” (HR Muslim)," kata Musli.
Mantan penjabat Kepala Desa Sebangar ini juga menyampaikan, walaupun Nabi Muhammad SAW bukan seorang dokter, beliau atas bimbingan Allah SWT selalu mengingatkan umatnya untuk senantiasa menjaga kebersihan.
Caranya, kita bisa aktif melakukan aktivitas membersihkan diri dan lingkungan sekitar agar tetap bersih. Bisa juga hal ini dilakukan dengan cara pasif, yakni tidak mengotori lingkungan sekitar dengan cara berdiam diri.
Ketika menghadapi wabah penyakit yang mematikan, Rasulullah SAW mengingatkan,"Tha'un (wabah penyakit menular) adalah suatu peringatan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk menguji hamba-hamba-Nya dari kalangan manusia.
"Maka, apabila kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu lari darinya." (HR Bukhari dan Muslim dari Usamah bin Zaid)," ungkapnya.
Dia menjelaskan, insya Allah di Masjid Besar Arafah shaf jemaah sudah berjarak, penyediaan sabun dan kran air cuci tangan, khusus sholat tarawih panitia memberikan masker bagi yang terlupa atau ketinggalan membawa masker dan bekerjasama dengan Polsek Mandau dan Koramil 04 Mandau terkait pelaksanaan prokes.
"Disamping itu kita juga membuat pengumuman untuk mengingatkan jemaah agar membawa sajadah dari rumah dan tidak bersalaman ( kontak fisik ) setelah sholat berjamaah, terakhir Mukhlis mengatakan terkait izin pelaksanaan sholat idul Fitri 1442 H di masjid besar Arafah kita sudah koordinasi dengan Camat Mandau dan saat ini sedang menunggu jawaban dari Camat Mandau," katanya. (Putra)

Berita Lainnya
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Kapolres Bengkalis: Kecelakaan Libatkan Waka DPRD Masih Diselidiki, Tim Lakukan Olah TKP
Dorong Ekonomi Pesisir, Kapolda Riau Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting
Bupati Inhil Buka Manasik Haji Terintegrasi, 481 CJH Ikuti Persiapan Haji 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
Wabup buka Musrenbang RKPD tahun 2027 Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Kalapas Pasir Pengaraian pimpin Apel berikan arahan dan evaluasi Kedinasan Pegawai