Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Menkes Bolivia Dipecat Akibat Gelembungkan Harga Ventilator

Nusaperdana.com - Presiden interim Bolivia Jeanine Anez pada Rabu (20/5/2020) memecat Menteri Kesehatan Marcelo Navajas, karena diduga berperan dalam skema penggelapan dana yang melibatkan pembelian 170 ventilator buatan Spanyol dengan harga yang digelembungkan untuk pasien corona (Covid-19).
Usai Navajas ditangkap polisi pada hari yang sama, Menteri Komunikasi Bolivia Isabel Fernandez menyampaikan kabar tersebut kepada media.
"Presiden memutuskan untuk memecat Marcelo Navajas sebagai Menteri Kesehatan, agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas (departemen) kehakiman dan menghalangi penyelidikan," ujar Fernandez seperti dilansir Antara dari Xinhua.
Eydi Roca, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Kesehatan, akan mengisi jabatan tersebut untuk sementara.
Sejumlah pejabat lain yang sedang diperiksa terkait keterlibatannya dalam kasus itu juga telah dipecat, kata Fernandez. Dua pejabat ditangkap pada Senin (18/5), termasuk Kepala Departemen Hukum Kementerian Kesehatan Bolivia Fernando Valenzuela dan Direktur Umum Eksekutif AISEM Giovani Pacheco.
AISEM merupakan lembaga yang bertanggung jawab dalam pengadaan alat kesehatan.
Dua penasihat dari Inter-American Development Bank, yang menyetujui pembelian tersebut, juga ditangkap pada Rabu.
Menteri Kehakiman Bolivia Alvaro Coimbra berjanji tidak akan ada impunitas.
"Terlepas dari apakah (tersangka) seorang menteri, wakil menteri, atau direktur, mereka akan (tetap) diadili," tegasnya.
Berita Lainnya
Warga Palestina yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan Dengan Kondisi Terluka
Tujuh Strategi Diplomasi Public Relations untuk Meningkatkan Reputasi Suatu Bangsa.
Amerika Serikat Mulai Uji Klinis Vaksin Influenza Universal
Rusia Kecam Aksi Barat Terhadap Iran
Australia tambah bantuan kendaraan lapis baja untuk Ukraina
Israel Hancurkan Bangunan Sekolah di Palestina di Tepi Barat
PM Inggris Sebut China Ancaman Terbesar Ekonomi Dunia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Pecat Komandan Militer Senior Ditengah Serangan Rusia