Diduga Pungut SPP Rp26 Ribu per Bulan, SMP Negeri 4 Tapung Hulu Disorot
Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Umi Peringatkan Pejabat Eselon II yang Tak Responsif
Nusaperdana.com, Tegal - Bupati Tegal Umi Azizah tak segan memutasi hingga mencopot pejabat eselon II di lingkungan kerjanya yang tidak responsif melayani rakyat.
Pernyataan ini disampaikan Umi saat memberikan pembekalan di hadapan 14 orang peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Rabu (15/1/2020) kemarin di Ruang Rapat Bupati.
"Jika nantinya ada kepala Organisasi Perangkat Daerah baru yang tidak cepat merespon atau bahkan tidak tahu ada keluhan dari warganya pasti saya catat, dan secepatnya saya geser ke posisi yang tidak bersentuhan dengan layanan publik. Kalau sudah keterlaluan, tinggal saya copot," tegas Umi.
Umi juga mengingatkan bahwa tugas utama pemerintah adalah mencetak kebijakan publik yang unggul dan melayani warganya dengan baik.
Selain itu, ekspektasi masyarakat akan layanan pemerintahan sudah sangat tinggi sehingga diperlukan respon cepat dan pelayanan yang lebih baik.
"Saya minta peserta seleksi bisa berpikir jauh ke depan, cerdas menangkap setiap perubahan atau pergerseran di masyarakat dengan melalui rancangan program dan kegiatan inovatifnya," ujar Umi.
Seleksi terbuka ini ditujukan untuk mengisi empat jabatan tinggi pratama yang kosong, yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
Umi mengatakan, ke empat belas peserta yang sudah lulus seleksi administrasi ini selanjutnya akan dinilai kompetensinya. Uji kompetensi tersebut, imbuh Umi, terdiri dari ujian tertulis, wawancara, dan seleksi manajerial.
"Asessment akan dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 21 hingga 22 Januari 2020 di Kantor BKD Jawa Tengah," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono selaku panitia seleksi mengungkapkan bahwa seleksi tahun ini akan lebih sulit dari tahun sebelumnya. Dibutuhkan kondisi kesehatan dan psikologis yang prima juga tingkat konsentrasi yang tinggi.
"Jaga betul makanan dan minuman yang bapak ibu konsumsi, jangan lupa untuk selalu berdoa memohon petunjuk Allah agar selalu diberikan kekuatan serta kemampuan untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," pesan Joko.**(Hartadi Setiawan)

Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Plt Kadis PUPR Kampar Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar, Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
Kapolres Kampar Apresiasi Brimob Renovasi Jembatan Gobah, Infrastruktur Vital Warga
Pemuda Kampar Ajak Masyarakat Pahami Risiko KSO PT Agrinas terhadap Program PPTKH–TORA
Polres Kampar Bergerak, Olah TKP Sengketa Lahan 50 Hektare di Desa Sei Kijang
Aula Stanum Mangkrak, Dana PI Rp6 Miliar Disorot, LPPNRI Kampar Desak Kejaksaan Tindaklanjuti Laporan
Didemo Dua Kali, Galian C di Sungai Jalau Tetap Beroperasi, LPPNRI Kampar: Negara Jangan Kalah oleh Pelanggar Hukum
Mantan Kades Indra Sakti Divonis 7 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi