Akibat Hujan, Warga Kota Tegal Tak Jadi Rayakan Malam Tahun Baru

Nusaperdana.com, Tegal - Perayaan Malam Tahun Baru 2020 di Kota Tegal diguyur hujan lebat.
Hujan turun sekira pukul 17.00 wib hingga saat ini merata di seluruh wilayah Kota Tegal.
Pantauan wartawan dilapangan lebatnya air hujan sampai masuk kedalam pemukiman warga, salah satunya wilayah Jalan Kates Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal Jawa Tengah, Rabu malam (31/12/2019).
Menurut penuturan Andriyani (37) warga Jalan Kates, "Hujan malam tahun baru ini benar-benar lebat, tidak seperti biasanya. Sebelumnya air hujan tidak pernah masuk menggenangi hingga seluruh sudut ruangan, "tuturnya.
Masih katanya, untuk malam tahun baru kali ini memilih di rumah saja.
"Rencananya sih mau merayakan bersama keluarga menonton secara langsung kembang api tanda awalnya tahun baru 2020, tapi apa boleh buat hujannya tak kunjung reda, "ungkapnya.
Hal yang sama diceritakan Heri (38) warga Jalan Durian saat melintas bersama istrinya menggunakan sepeda motor.
"Awalnya kami berdua seperti biasa mau merayakan malam tahun baru, eh ternyata pas melintas di Jalan Kates malah motor saya mogok terjebak genangan air hujan. mau merayakan tahun baru malah apes. Terpaksa saya dan istri memilih merayakan malam tahun baru di rumah saja, "ungkap heri sambil menuntun sepeda motornya yang mogok.**(Hartadi Setiawan)
Berita Lainnya
Ramadhan Tiba, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Berbagi Sembako
LBH Pers SMSI Riau Siap Dampingi Masyarakat Hadapi Masalah Hukum
Gubernur Ansar Sampaikan Gagasan Upaya Peningkatan Layanan Kesehatan dan Nakes kepada Menkes RI
Srikandi PLN Turut Berperan Dalam Komisioning GI 150 kV Talisayan sebagai Wujud Semangat Hari Pahlawan
Kunjungi Proyek Pembangunan TL 150 kV GI Malifut - GI Tobelo, EVP MKJ PLN Tegaskan Komitmen PLN untuk Memperkuat Infrastruktur Kelistrikan di Maluku Utara
Membanggakan, Teknik Sipil UNISI Raih Juara 1 Lomba Tingkat Nasional
SMSI Gagas RM Margono Djojohadikoesoemo Menjadi Pahlawan Nasional, Dukungan Kian Menguat
Pembangunan Kelurahan Dinilai Tertinggal, Ferryandi Janjikan Anggaran Sama Dengan Di Desa