Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Badai Tunda 2 Astronaut NASA Mengangkasa

Nusaperdana.com, Jakarta - NASA dan SpaceX bersiap meluncurkan dua astronaut dari Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam hampir sembilan tahun pada hari Rabu waktu setempat, namun cuaca buruk membuat perjalanan tertunda.
Semula, kedua astronaut NASA dijadwalkan akan diangkut kapsul Crew Dragon yang diluncurkan dari Kennedy Space Center, Florida, AS, pada Rabu, 27 Mei pukul 16:33 waktu setempat. Namun rencana tersebut belum bisa terlaksa.
Cuaca memang menjadi kekhawatiran selama prosesi peluncuran setelah terjadinya badai tropis Bertha yang menyebabkan kondisi yang tidak aman di landasan dan downrange.
Para astronaut bisa saja mendarat darurat jika terjadi masalah saat peluncuran. Jika roket mengalami masalah selama peluncuran, mereka akan terpaksa mendarat di lautan, dan kondisi buruk dapat menghambat upaya penyelamatan atau bahkan membahayakan para kru.
Seperti dikutip dari NPR, peluncuran dibatalkan hanya 17 menit sebelum lepas landas karena kondisi cuaca masih tidak menentu. National Weather Service bahkan mengeluarkan peringatan tornado di dekat area peluncuran.
Manajer operasi penerbangan mewaspadai kemungkinan terjadinya petir, bahkan ketika propellant diangkut ke atas Falcon 9 dan waktu menjelang peluncuran terus berjalan.
Mau tidak mau, waktu peluncuran pun harus mundur. Melalui akun Twitter-nya, SpaceX mengumumkan upaya peluncuran berikutnya akan dilakukan Sabtu pukul 3.22 sore waktu setempat atau Minggu pukul 3 sore waktu setempat.
Berita Lainnya
Warga Palestina yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan Dengan Kondisi Terluka
Tujuh Strategi Diplomasi Public Relations untuk Meningkatkan Reputasi Suatu Bangsa.
Amerika Serikat Mulai Uji Klinis Vaksin Influenza Universal
Rusia Kecam Aksi Barat Terhadap Iran
Australia tambah bantuan kendaraan lapis baja untuk Ukraina
Israel Hancurkan Bangunan Sekolah di Palestina di Tepi Barat
PM Inggris Sebut China Ancaman Terbesar Ekonomi Dunia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Pecat Komandan Militer Senior Ditengah Serangan Rusia