Genangan Banjir di Jabodetabek Terus Surut
Nusaperdana.com, Jakarta - Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops - PB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data penanganan banjir Jabodetabek. Berdasarkan data yang dikumpulkan, genangan banjir di Jabodetabek terus surut.
"Sudah tidak ada genangan banjir di wilayah Kota Depok dan Kota Bogor," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB, Agus Wibowo, Jumat (3/1/2020).
Menurut Agus, kedalaman banjir di beberapa kota cukup variatif, berkisar antara 20 - 300 Cm, seperti Kabupaten Bekasi kedalaman banjir mencapai 20-50 Cm, Kota Bekasi 20-300 Cm, Kabupaten Bogor 20-30 Cm, Kota Tangerang 30-50 Cm, Kota Tangsel kurang dari 10 Cm, Jakarta Timur 20 - 25 Cm, Jakarta Barat 20 - 70 Cm, Jakarta Selatan 20-200 Cm dan Jakarta Utara 20-70 Cm.
Sementara itu, dikatakan Agus, jumlah pengungsi di Jabodetabek pascabanjir pada pertengahan pekan ini mencapai 183.530 orang atau 41.495 KK dan tersebar di 107 titik pengungsian. Sedangkan, jumlah korban meninggal dunia per Jumat (3/1/2020) malam tercatat bertambah empat orang.
"Jumlah korban meninggal bertambah 4 orang dibandingkan rilis tadi siang, sehingga total meninggal dan hilang 47 orang," kata dia.

Berita Lainnya
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global