Hilangnya Dua Bocah Laki-laki di Balai Raja, Ditemukan Meninggal di Penggalian Tanah
Nusaperdana.com,Pinggir - Kabar hilangnya dua bocah laki-laki beberapa jam lalu di Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, akhirnya ditemukan oleh Babinkamtibmas Balai Raja Aipda Yushendri dibantu beberapa warga.
Dua bocah laki-laki bernama Angger Elfino (6) dan M. Brama Setiawan (4) ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa (Meninggal Dunia-red), di sebuah penggalian tanah jalan lingkar RT 01/RW 08 Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir. Sabtu (12/03) sekitar pukul 21.14 wib.
Mendapat kabar tersebut, sekitar pukul 21.30 wib, Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika, bersama Piket Pawas AKP Jurianto, Piket Reskrim dan Intelkan mendatangi TKP dan selanjutnya melihat kondisi dua orang bocah laki-laki tersebut di RSUD Mandau.
"Sampai di RSUD Mandau, tim medis mengatakan bahwa dua anak laki-laki bernama Angger dan M. Brama sudah Meninggal Dunia. Pukul 23.00 wib pihak RSUD Mandau melakukan Visum terhadap korban dipimpin oleh dr. Saleh Wahyudi,"ucap Kompol Maitertika.
Dikatakan Kompol Maitertika, dari hasil visum kedua jenazah Angger Elvino dan M. Brama tidak dijumpai kaku, tidak ada tanda-tanda trauma, tidak ada patah tulang, sementara penyebab kematian tidak dapat diketahui karena tidak dilakukan pemeriksaan dalam.
"Kita juga sudah menyarankan untuk dilakukan autopsi namun pihak keluarga menolak dengan membuat pernyataan, dan selanjutnya jenazah dibawa pulang dengan menggunakan Ambulance RSUD Mandau," jelasnya.

Sementara itu ditambahkan Kompol Maitertika menjelaskan kronologi kejadiannya pada hari Sabtu (12/03) sekitar pukul 15.00 wib, ibu kandung korban angger bernama Misni mencari anaknya bersama orang tua M Brama, yang ada hubungan saudara.
Sampai pukul 17.00 wib, kedua orang tua korban belum juga menemukan anak-anaknya, dan mereka meminta tolong kepada warga untuk membantu mencari anak-anaknya itu, lalu warga langsung mencari.
Sekitar pukul 21.14 wib warga dibantu Babinkamtibmas Kelurahan Balai Raja Aipda Yushendri menemukan salah seorang anak tersebut bernama Angger Elfino dalam kondisi terapung di bekasi penggalian tanah yang berada di jalan lingkar Kelurahan Balai Raja.
Warga langsung masuk kedalam air dan mengangkat salah seorang anak laki tersebut bernama Angger kemudian pada tempat itu juga M.Brama ditemukan namun masih tenggelam didalam air.
"Karena kondisi Korban M. Brama masih ber nafas maka warga langsung membawa ke RSUD Mandau. Sementara angger langsung dibawa ke rumah orang tuanya, namun saat dirumah, Angger diketahui masih ada detak jantungnya maka warga langsung membawa RSUD Mandau," terang Kapolsek Kompol Maitertika. (Putra)

Berita Lainnya
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana
Menuntaskan S2 di Tengah Kesibukan Kerja, Belman Junaidi Buktikan Komitmen pada Pendidikan
Sat Reskrim Polres Inhil Bersama BPOM dan Disperindag Laksanakan Operasi Pasar Jelang Ramadhan 1447 H