Diduga Pungut SPP Rp26 Ribu per Bulan, SMP Negeri 4 Tapung Hulu Disorot
Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Kenaikan Cabe, Ini Penjelasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi UKM Riau
Nusaperdana.com, Riau - Sempat turun diharga Rp 50 ribu per kilogramnya, saat ini harga cabai di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru kembali melonjak.
Harga cabai semakin pedas, hingga menyentuh diharga Rp 80 hingga 100 ribu per kilogramnya.
Kasi Pengembangan dan Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi UKM Riau, Suryatiningsih, Senin (5/9/2022) mengatakan, kenaikan harga cabai di Riau akibat gagal panen di Jawa.
Sehingga pasokan cabai di Riau saat ini hanya mengandalkan dari Sumatera. Khususnya dari provinsi tetangga, yakni Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
"Iya, cabai naik karena ada gagal panen dari jawa, sehingga cabe yang masuk di Riau hanya dipasok dari sumatera. Makanya cabe di tempat kita naik," katanya.
Ningsih menjelaskan, selain harga cabai, sejumlah komoditi lainya juga mengalami kenaikan. Mulai dari telur, beras serta tepung terigu.
"Sedangkan untuk bawang merah, daging ayam, masih stabil," katanya.

Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Plt Kadis PUPR Kampar Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar, Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
Pemuda di Tapung Hulu Dibegal 2 OTK, Motor dan HP Raib
Dana BOS SMPN 4 Tapung Hulu Disorot, Warga Minta Kejari-Inspektorat Turun Tangan
Kapolres Kampar Apresiasi Brimob Renovasi Jembatan Gobah, Infrastruktur Vital Warga
Pemuda Kampar Ajak Masyarakat Pahami Risiko KSO PT Agrinas terhadap Program PPTKH–TORA
Polres Kampar Bergerak, Olah TKP Sengketa Lahan 50 Hektare di Desa Sei Kijang
Aula Stanum Mangkrak, Dana PI Rp6 Miliar Disorot, LPPNRI Kampar Desak Kejaksaan Tindaklanjuti Laporan