PHR Tegaskan Larangan Beraktivitas di Area BMN Hulu Migas
Sat Reskrim Polres Kampar Patroli Cegah Ilegal Logging di Kecamatan Salo
Pemkab Bengkalis Gelar Coaching Clinic Program Kegiatan Intervensi Stunting 2022

Nusaperdana.com, Bengkalis - Sekretariat Stunting Pemkab Bengkalis gelar pertemuan Pengendalian Aksi Penanganan Stunting Coaching Clinic Program Kegiatan Intervensi Stunting Tahun 2022, di Ruang rapat Zahari Bappeda Bengkalis, Senin (23/08). Sebagai upaya untuk mempercepat penanganan angka stunting di Kabupaten Bengkalis.
Hadir pada kegiatan tersebut Sekda Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bengkalis H Heri Indra Putra, Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo selaku ketua Tim Pembina Pencegahan dan Penanganan Stunting, kemudian Juminanin Hartatik selaku Ketua Sekretariat Tim Teknis Pencegahan dan Penanganan stunting juga sebagai moderator.
Dalam penanganan Stunting di Kabupaten Bengkalis dibagi dalam beberapa kelompok Perangkat Daerah yakni kelompok Penuhi Pangan Keluarga Dinas Ketahanan Pangan, PKK Kabupaten, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, dan Dinas Perikanan.
Kemudian kelompok Sanitasi Air Bersih dan Lingkungan Sehat, Dinas Perkimtan, PKK Kabupaten, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.
Lalu kelompok Penuhi Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan, Dinas Kesehatan, PKK Kabupaten, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Selanjutnya kelompok Cerdaskan Generasi Emas, Dinas Pendidikan, PKK Kabupaten, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Terakhir kelompok Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkalis,dan PKK Kabupaten.
Dalam sambutan Sekda Bengkalis H Bustami HY yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bengkalis H Heri Indra Putra mengatakan Pemkab Bengkalis telah melaksanakan upaya intervensi penurunan stunting terintegrasi sejak awal tahun 2021 melalui tim koordinasi penanganan stunting.
“Pemda juga telah berkomitmen untuk menyelesaikan 8 aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Bengkalis secara terpadu dengan keterlibatan multi sektor baik Pemerintah, swasta, masyarakat dan institusi pendidikan,” kata Heri.
Heri menambahkan Pemkab Bengkalis telah menetapkan 15 desa lokus stunting pada tahun 2021 berjalan 4 Kecamatan yakni, Rupat Utara, Mandau, Pinggir, dan Bantan.
“Kemudian pada tahun 2022 sebanyak 23 desa menjadi lokus stunting di enam Kecamatan yakni Bandar Laksmanam Bathin Solapan, Bengkalis, Rupat, Siak Kecil dan Talang Muandau,” ujar Heri.**
Sumber : Diskominfo Bengkalis
Berita Lainnya
Kapolres: Tak Ada Tempat bagi Preman di Inhil
Puluhan Dosen dan Tendik Polbeng Gelar Aksi Solidaritas Tuntut Status Menjadi PNS
Sikapi adanya Hiburan Malam yang Meresahkan di Bengkalis PWI Ikuti Rakor MUI Bersama Stokeholder
Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak di Sosialisasikan di Kamp Perawang Barat, Dihadiri Berbagai Pihak Terkait
Untuk Pemberantasan Geng Motor dan Aksi Premanisme di Wilayah Hukum Polres Bengkalis Laksanakan Giat TIM RAGA
Perhelatan MTQ Tingkat Provinsi Riau, Dekranasda Dan TP.PKK Kabupaten Kampar Gelar Rapat Persiapan Bazaar
PHR Tegaskan Larangan Beraktivitas di Area BMN Hulu Migas
Sat Reskrim Polres Kampar Patroli Cegah Ilegal Logging di Kecamatan Salo