SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Pemkab Bengkalis Gelar Coaching Clinic Program Kegiatan Intervensi Stunting 2022
Nusaperdana.com, Bengkalis - Sekretariat Stunting Pemkab Bengkalis gelar pertemuan Pengendalian Aksi Penanganan Stunting Coaching Clinic Program Kegiatan Intervensi Stunting Tahun 2022, di Ruang rapat Zahari Bappeda Bengkalis, Senin (23/08). Sebagai upaya untuk mempercepat penanganan angka stunting di Kabupaten Bengkalis.
Hadir pada kegiatan tersebut Sekda Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bengkalis H Heri Indra Putra, Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo selaku ketua Tim Pembina Pencegahan dan Penanganan Stunting, kemudian Juminanin Hartatik selaku Ketua Sekretariat Tim Teknis Pencegahan dan Penanganan stunting juga sebagai moderator.
Dalam penanganan Stunting di Kabupaten Bengkalis dibagi dalam beberapa kelompok Perangkat Daerah yakni kelompok Penuhi Pangan Keluarga Dinas Ketahanan Pangan, PKK Kabupaten, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, dan Dinas Perikanan.
Kemudian kelompok Sanitasi Air Bersih dan Lingkungan Sehat, Dinas Perkimtan, PKK Kabupaten, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.
Lalu kelompok Penuhi Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan, Dinas Kesehatan, PKK Kabupaten, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Selanjutnya kelompok Cerdaskan Generasi Emas, Dinas Pendidikan, PKK Kabupaten, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Terakhir kelompok Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkalis,dan PKK Kabupaten.

Dalam sambutan Sekda Bengkalis H Bustami HY yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bengkalis H Heri Indra Putra mengatakan Pemkab Bengkalis telah melaksanakan upaya intervensi penurunan stunting terintegrasi sejak awal tahun 2021 melalui tim koordinasi penanganan stunting.
“Pemda juga telah berkomitmen untuk menyelesaikan 8 aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Bengkalis secara terpadu dengan keterlibatan multi sektor baik Pemerintah, swasta, masyarakat dan institusi pendidikan,” kata Heri.
Heri menambahkan Pemkab Bengkalis telah menetapkan 15 desa lokus stunting pada tahun 2021 berjalan 4 Kecamatan yakni, Rupat Utara, Mandau, Pinggir, dan Bantan.
“Kemudian pada tahun 2022 sebanyak 23 desa menjadi lokus stunting di enam Kecamatan yakni Bandar Laksmanam Bathin Solapan, Bengkalis, Rupat, Siak Kecil dan Talang Muandau,” ujar Heri.**
Sumber : Diskominfo Bengkalis

Berita Lainnya
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana
Menuntaskan S2 di Tengah Kesibukan Kerja, Belman Junaidi Buktikan Komitmen pada Pendidikan
Sat Reskrim Polres Inhil Bersama BPOM dan Disperindag Laksanakan Operasi Pasar Jelang Ramadhan 1447 H
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar