Phoebe George, Gadis 8 Tahun yang Jaga Ibu dan Adik di Tengah Karantina

Nusaperdana.com, Jakarta - Gadis cilik berusia delapan tahun bernama Phoebe George menjadi sorotan publik Inggris dan penonton dunia usai kisahnya diangkat dalam acara televisi 'This Morning'.
Meski masih sangat muda, ia sudah bisa mengerjakan tugas-tugas di rumahnya serta menjaga sang ibu yang menderita ARVC disorder atau penyakit yang membuat sang ibu lebih mudah kelelahan dan sesak nafas.
Mulai dari membersihkan rumah, memasak hingga menjaga dua adiknya dilakukan Phoebe setiap harinya. Bahkan ia turut memandikan dua adiknya tersebut yang berusia 6 dan 4 tahun itu.
"Aku melakukan hal-hal yang ibu tak bisa lakukan saat ia sesak nafas, seperti mencuci pakaian, menjemur dan membersihkan (rumah). Aku juga memandikan saudariku dan mencuci rambut mereka. Aku sering memasak. Favoritku adalah pasta, roti panggang dan kue," tuturnya dalam wawancara virtual.
Sang ibu pun mengakui jika ia sangat dibantu oleh putri sulungnya itu dan bahkan Phoebe tak pernah mengeluh saat melakukan hal yang tak biasa dilakukan anak seusianya.
Pembawa acara tersebut, Philip Scofield pun memberikan sebuah laptop keluaran terbaru untuk Phoebe serta Lego edisi Harry Potter. Ia pun tampak sangat bahagia dengan hadiah tersebut.
Kejadian ini pun sukses membuat hati para penonton tersentuh. Mereka memuji Phoebe dan mengatakannya sebagai gadis cilik yang sangat luar biasa.
"Aku tahu mungkin ada ribuan anak-anak sepertinya di luar sana, namun aku baru melihat Phoebe George di #ThisMorning dan aku sangat kagum dengannya. Anak ini berhak mendapatkan sorotan, jadi selamat untuk @hollywills dan @Schofe yang sudah menunjukkannya dan membuatnya tersenyum," cuit salah seorang netizen.
Berita Lainnya
Warga Palestina yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan Dengan Kondisi Terluka
Tujuh Strategi Diplomasi Public Relations untuk Meningkatkan Reputasi Suatu Bangsa.
Amerika Serikat Mulai Uji Klinis Vaksin Influenza Universal
Rusia Kecam Aksi Barat Terhadap Iran
Australia tambah bantuan kendaraan lapis baja untuk Ukraina
Israel Hancurkan Bangunan Sekolah di Palestina di Tepi Barat
PM Inggris Sebut China Ancaman Terbesar Ekonomi Dunia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Pecat Komandan Militer Senior Ditengah Serangan Rusia