Seorang Pria Warga Duri Ditemukan Meninggal Dalam Mobil Yang Dikendarainya
Nusaperdana.com,Duri - Seorang pria diketahui bernama Muhammad Efendi (39) warga kelurahan Gajah Sakti Kecamatan Mandau (Duri-red ) ditemukan meninggal dunia didalam mobil yang sedang di kendarainya, Senin (25/10) sekitar pukul 21.30 wib.
Kejadian itu diketahui bermula oleh warga sekitar melihat mobil pribadi merk Mitsubishi Expander warna Putih BM 1658 EI, yang dikendarai korban sudah terparkir di tumpukan sampah di jalan Hangtuah Duri Tepatnya di depan Ruko kosong No 166 Kelurahan Duri Barat.
Kapolsek Mandau melalui Kanit Reskrim IPTU Firman SH, saat dikonfirmasi Nusaperdana.com, membenarkan penemuan seorang pria meninggal dunia didalam mobil teparkir di tumpukan sampah di jalan Hangtuah Duri itu.
"Pria tersebut bernama Muhammad Efendi seorang karyawan Swasta tinggal di jalan Mulia No 28 RT 01 RW 08 Kelurahan Gajah Sakti Kecamatan Mandau,"sebutnya.
Dimana kronologi kejadiannya dikatakan IPTU Firman dihari yang sama sekitar pukul 21.30 wib, seorang tukang parkir (saksi 1) dan security Bank BNI di jalan Hangtuah (saksi 2), melihat di seberang jalan di depan ruko kosong, ada sebuah unit mobil pribadi expander warna putih meluncur bebas sedikit keluar jalur utama yang tiba-tiba menabrak gundukan sampah.
" Mereka berdua (Saksi I dan Saksi 2) dengan segera mendatangi mobil tersebut dan melihat dari kaca mobil yang dalam keadaan terbuka setengah ada seorang korban," jelasnya.

Ditambahkan IPTU Firman sekira pukul 21.35 wib Pihak Kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat langsung menuju TKP mengamankan TKP serta memeriksa saksi -saksi.
"Ka SPKT Polsek Mandau Aiptu Matria beserta piket pelayanan Polsek Mandau tiba di TKP pukul 21.45 wib sembarinya mengamankan TKP menunggu Ambulace RUSD Mandau melakukan evakuasi terhadap korban,"jelasnya lagi.
Sekitar pukul 22.10 Wib korban dibawa ke RSUD Mandau untuk selanjutnya dilakukan Visum terhadap koban. Dari hasil Visum Pihak RSUD Mandau yang dipimpin oleh dr. Saleh Wahyudi, yang dilaksanakan pukul 22.30 Wib s/d 23.00 Wib, tidak ada kaku mayat, waktu kematian dibawah 8 jam, tidak dijumpai adanya luka, tidak dijumpai adanya patah tulang atau lebam.
Sementara itu ditambahkan IPTU Firman dari keterangan Istri Korban Helen (saksi III), sore hari tadi sekitar pukul 17.00 wib korban pamit keluar rumah untuk olahraga bulutangkis, sebelum berangkat korban sempat mengeluh kurang enak badan karena baru pulang dari perjalanan luar Kota dan mengalami rasa sakit di bagian perut.
"Beliau pamit dari rumah pergi main bulutangkis pak," terang kanit Reskrim Polsek Mandau mengulangi keterangan Istri Korban. (Putra).

Berita Lainnya
Keributan di Gedung DPRD Riau Jadi Sorotan, PW-IWO Desak Pengusutan Tanpa Kompromi
Dorong Ketahanan Pangan, Tim Peneliti FEB UNISI Gelar FGD Transformasi Digital BUMDes di Kempas Jaya
Langkah Kecil dari Sabak Auh, Semangat Besar Menjaga Pangan Negeri: Polri Bersama Petani Mengukir Ketahanan Bangsa
Kapolres Indragiri Hilir Perkuat Sinergitas TNI, Polri, dan Kejaksaan Melalui Silaturahmi
Jaga Marwah Keamanan Negeri, TNI-Polri Sabak Auh Satukan Langkah Lewat Silaturahmi Kamtibmas
Polsek KSKP Tembilahan Tinjau Perkembangan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional
Perkuat Sinergitas, TNI, Polri, dan Kejaksaan Indragiri Hilir Gelar Silaturahmi di Kejari Tembilahan
Ditemukan Mayat Seorang Dokter PPDS RSUD Tengku Rafian Meninggal di Samping Rumah Sakit Polisi Tunggu Hasil Autopsi