Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Puting Beliung hantam rumah warga Aliantan, 7 unit rusak parah
Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Pantai Cermin
Spanduk Penolakan Terpasang di Portal Gajah Mada Sebanga Duri
Nusaperdana.com,Duri - Cerita Portal Gajah Mada terus bergulir, Pro dan Kontra masih menjadi persoalan dengan keberadaan Portal dengan ketinggian 3 meter di simpang tiga Sebanga Duri itu.
Sampai siang ini, Rabu (05/01), pantauan Nusaperdana.com diatas portal tersebut sudah terpasang dua buah spanduk penolakan dan jejeran mobil CPO berhenti lantaran tidak bisa melewati portal.
Salah satu supir CPO yang engan disebutkan namanya saat dimintai keterangan awak media mengatakan, Ia sudah dua hari menunggu untuk bisa masuk, tapi sampai saat ini belum juga bisa.
"Kami hanya pekerja pak, kami mencari makan, yang kami kerjakan sesuai dengan perintah atasan pak," ucap si supir itu dengan sedikit lesuh mengatakan karna sudah lelah dan belum makan.

Suasana sempat tengang, terpantau dilapangan ada seseorang berdebat dengan Pihak kepolisian Satlantas Polres Bengkalis yang berjaga di simpang tiga Sebanga.
Upaya pembukaan gembok sempat dilakukan, tapi dicegat beberapa orang masyarakat yang sempat menimbulkan kerusuhan dan akhirnya tidak jadi dibuka.
"Jangan seenaknya mau membuka gembok tu, itu sudah ada pemberitahuan dari Dinas Perhubungan, kalau mau buka ya silakan dibicarakan dulu," ujar salah seorang warga yang bertahan tidak boleh dibuka gembok tersebut.

Keributan mulai mereda karna hujan turun, hingga berita ini diturunkan Warga yang menolak dan rombongan yang ingin membuka masih tetap berjaga-jaga di portal simpang tiga Sebanga.
Kapolsek Pinggir Kompol Mahatertika beberapa personil Polsek Pinggir dan Polsek Mandau juga terlihat berada di Portal yang terpasang di simpang tiga Sebanga Duri.
"Kami pihak kepolisian mengantisipasi jangan terjadi nya keributan, dan menghimbau kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terkait agar dapat mencari solusinya,"ujar Kompol Mahatertika saat dikonfirmasi awak media.
Ia menjelaskan, karena dengan adanya persoalan saat ini menganggu kelancaran lalu lintas dan masyarakat lain yang ingin lewat menjadi kemacetan. (Putra)

Berita Lainnya
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Kapolres Bengkalis: Kecelakaan Libatkan Waka DPRD Masih Diselidiki, Tim Lakukan Olah TKP
Dorong Ekonomi Pesisir, Kapolda Riau Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting
Bupati Inhil Buka Manasik Haji Terintegrasi, 481 CJH Ikuti Persiapan Haji 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
Wabup buka Musrenbang RKPD tahun 2027 Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Kalapas Pasir Pengaraian pimpin Apel berikan arahan dan evaluasi Kedinasan Pegawai