Stop Mafia PCR, Projo Bengkalis Bersuara
Nusaperdana.com,Bengkalis - Agar tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang dalam pemerintahan terkait maraknya PCR kepada masyarakat yang hendak berpergian terutama mengunakan pesawat, Projo Kabupaten Bengkalis angkat bicara.
Hal itu diungkapkan ketua Projo Bengkalis Sabarman Damanik meneruskan Instruksi Ketum Projo Budi Arie Setiadi yang saat ini menjabat Wakil Mentri Desa tertinggal dan juga Ketua Projo Propinsi Riau Soni Silaban, Rabu (03/11) siang.
"Bersihkan pengaruh Mafia PCR dari lingkungan Pemerintah," ucap Sabarman Damanik kepada awak media meneruskan instruksi Ketum Projo dan Ketua Projo Propinsi.
Ia mengatakan dari putuskan MK sudah jelas tidak ada yang kebal hukum bagi siapa pun penyelenggara negara yang didapat menyalahgunakan wewenang. Dan lagi dengan kebijakan berubah ubah bikin rakyat jadi bingung.
"Percuma percepatan Vaksinasi, jika Rakyat tetap dipaksa bayar mahal untuk PCR ketika naik pesawat," jelanya.(Putra)

Berita Lainnya
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Seorang Pengedar dengan Barang Bukti 6,19 Gram Sabu
Tim RAGA Polres Inhil Optimalkan Patroli Dialogis, Antisipasi Premanisme dan Geng Motor
Bupati Inhil Tekankan Transparansi dan Kesiapan OPD Hadapi Pemeriksaan Rinci LKPD 2025
Pemkab Rohul buka Rakor Penyaluran Bantuan Pangan ke Masyarakat
Bupati Rohul Lantik Pejabat Eselon, Posisi Sekda akan Ditunjuk PLH
Rapat TKPD, Inflasi Tembilahan Maret 2026 Terkendali di Angka 0,17 Persen
Bupati Rohul bantu warga korban kebakaran di Lenggopan
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan