Stop Mafia PCR, Projo Bengkalis Bersuara
Nusaperdana.com,Bengkalis - Agar tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang dalam pemerintahan terkait maraknya PCR kepada masyarakat yang hendak berpergian terutama mengunakan pesawat, Projo Kabupaten Bengkalis angkat bicara.
Hal itu diungkapkan ketua Projo Bengkalis Sabarman Damanik meneruskan Instruksi Ketum Projo Budi Arie Setiadi yang saat ini menjabat Wakil Mentri Desa tertinggal dan juga Ketua Projo Propinsi Riau Soni Silaban, Rabu (03/11) siang.
"Bersihkan pengaruh Mafia PCR dari lingkungan Pemerintah," ucap Sabarman Damanik kepada awak media meneruskan instruksi Ketum Projo dan Ketua Projo Propinsi.
Ia mengatakan dari putuskan MK sudah jelas tidak ada yang kebal hukum bagi siapa pun penyelenggara negara yang didapat menyalahgunakan wewenang. Dan lagi dengan kebijakan berubah ubah bikin rakyat jadi bingung.
"Percuma percepatan Vaksinasi, jika Rakyat tetap dipaksa bayar mahal untuk PCR ketika naik pesawat," jelanya.(Putra)

Berita Lainnya
Dorong Ketahanan Pangan, Tim Peneliti FEB UNISI Gelar FGD Transformasi Digital BUMDes di Kempas Jaya
Langkah Kecil dari Sabak Auh, Semangat Besar Menjaga Pangan Negeri: Polri Bersama Petani Mengukir Ketahanan Bangsa
Kapolres Indragiri Hilir Perkuat Sinergitas TNI, Polri, dan Kejaksaan Melalui Silaturahmi
Jaga Marwah Keamanan Negeri, TNI-Polri Sabak Auh Satukan Langkah Lewat Silaturahmi Kamtibmas
Polsek KSKP Tembilahan Tinjau Perkembangan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional
Perkuat Sinergitas, TNI, Polri, dan Kejaksaan Indragiri Hilir Gelar Silaturahmi di Kejari Tembilahan
Ditemukan Mayat Seorang Dokter PPDS RSUD Tengku Rafian Meninggal di Samping Rumah Sakit Polisi Tunggu Hasil Autopsi
Tanaman Jagung Tumbuh Optimal, Polsek Sungai Batang Turun Langsung Monitoring Lahan 2 Hektare di Benteng