PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
STQ Kecamatan Kuindra, Wabup H Syamsuddin Uti Lepas Pawai Taruf dan Bazar
Nusaperdana.com - Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) TH 2022 yang diawali dengan pawai ta'aruf dan pembukaan Bazar yang dihadiri sekaligus dibuka Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti, Kamis (2/6/2022) siang yang dipusatkan di depan Gedung Olahraga Desa Perigi Raja.
Untuk diketahui, STQ tingkat Kecamatan Kuindra ini dilaksanakan selama 2 hari diawali dengan pawai ta'aruf yang melalui rute jalan-jalan protokol yang ada di Desa Perigi Raja diikuti 7 Desa 1 Kelurahan.
Usai melepaskan Pawai Ta'aruf, Wakil Bupati dengan didampingi Camat, Unsur Forkopincam Kecamatan Kuindra melanjutkan dengan peresmian stand Bazar dari Desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Kuindra.
Dalam arahannya, Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti mengatakan, kegiatan pawai ta'aruf serta bazar ini sebagai salah satu aspek penguatan ekonomi kerakyatan.
"Kegiatan pawai ta'aruf serta bazar ini selain bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung sehingga membuat perhelatan STQ ini semakin meriah juga sangat penting dalam upaya meningkatkan usaha kecil menengah dan ekonomi kerakyatan," ujar Wabup Syamsuddin Uti.
Ia berharapkan melalui kegiatan pawai ta'aruf an bazar ini bisa dijadikan sebagai ajang untuk memperkenalkan dan mempromosikan keunggulan dan potensi masing-masing Desa/Kelurahan.

Berita Lainnya
Sanusi Dukung KPK: Sumpah Gubri Wahid Harus Diuji di Pengadilan, Bukan Opini Publik
PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Diduga Serobot Lahan Sawit 50 Hektare, Lima Orang Dilaporkan ke Polres Kampar
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa