Syafroni Untung Turun Ke Dapil Jemput Aspirasi Masyarakat di Kelurahan Air Jamban
Nusaperdana.com,Mandau - Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Partai Golkar Syafroni Untung SH, turun ke Daerah Pemilihan (Dapil) menjemput aspirasi masyarakat dalam agenda reses ke III tahun 2021. Jum'at (10/12) sore.
Bertempat di jalan Stadion, Gang Gelora RT 06, RW 24 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Reses Politisi Partai berlambang Pohon Beringin ini disambut kaum ibuk- ibuk perwiratan dengan mengikuti Protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19.
"Reses ini merupakan tugas kami selaku anggota dewan turun ke dapil masing-masing, untuk menjemput aspirasi masyarakat yang nanti akan disampaikan pada rapat paripurna bersama pemkab Bengkalis," ucap Syafroni Untung diawal sambutannya.
Ia mengatakan jika ada kendala masyarakat soal Administrasi kependudukan, kesehatan, Pendidikan dan yang lain bisa disampaikan kepada kami. Melalui reses ini nanti bisa kami catat dan kami perjuangan.
"Saya juga menghimbau agar ibu-ibu dan bapak-bapak menjaga kesehatan ditengah pandemi Covid-19, saat ini," ujar Syafroni Untung.
Pada sesi tanya jawab, selain administrasi kependudukan, dan Infrastruktur, warga juga menyapaikan soal Pendidikan terutama di tingkat SMA yang sampai saat ini masih sulit untuk memasuki anak karna ada aturan zonasi.

Mewakili warga, Ketua RW 24, Mahyudin mengatakan kendala jalan seperti jalan Patin dan Jalan lainnya, masih perlu diperhatikan. Dan berharap bapak Syafroni Untung dapat menyampaikannya pada rapat paripurna nanti.
Sementara itu Zuriati mewakili kaum Ibuk-ibuk menyampaikan hal sulitnya meminta bantu untuk anak-anak dapat belajar di Madrasah, dan soal BPJS kesehatan bagai mana cara mendapatkannya, dan Kebutuhan perwiritan kami yang masih banyak kekurangan agar dapat dibantu.
Menjawab usulan dari warga yang hadir pada reses tersebut Syafroni Untung, mengatakan akan membantu dan diperjuangkan nanti bersama teman-teman DPRD lainnya pada rapat paripurna bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Terkait Pendidikan, terutama di tingkat SMA, dijelaskan Syafroni Untung itu bukan gawenya Kabupaten, tapi wewenangnya Pemerintah Provinsi Riau.
"Keluhan ini selalu saya dapatkan, terutama zonasi. Namun perlu diketahui, kalau SMA merupakan wewenang provinsi. Namun semuanya kita usahakan bantu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait," jelasnya.
Sementara untuk usulan Madrasah yang dibawa naungan Kemenag, kata Syafroni Untung nanti akan kita koordinasi kembali. Dan akan kita sampaikan. Soal jalan yang disampaikan kita akan segera lakukan koordinasi ke dinas terkait agar segera ditanggapi.
Turut hadir pada acara reses tersebut Lurah Air Jamban Ramadhani, Ketua RW Mahyudin, Tokoh Masyarakat dan sejumlah tamu undangan lainnya. (Putra)

Berita Lainnya
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana
Menuntaskan S2 di Tengah Kesibukan Kerja, Belman Junaidi Buktikan Komitmen pada Pendidikan
Sat Reskrim Polres Inhil Bersama BPOM dan Disperindag Laksanakan Operasi Pasar Jelang Ramadhan 1447 H