Tenggelam di Kolam Galian, Pelajar SMPS IT IDBS Pinggir Meninggal Dunia
Nusaperdana.com, Pinggir - Tenggelam di kolam galian, Seorang pelajar di SMPS IT Ibadurrahman Duri Boarding School (IDBS) Pinggir beralamat jalan Kelapa gang Darul Aitaam Rt 3 Rw 2 Balai Raja meninggal dunia.
Dari informasi yang diterima Riau awak Media dilapangan bahwa seorang pelajar SMPS IT IDBS Pinggir berjenis kelamin laki-laki pada Selasa (30/03) sore meninggal dunia masuk kedalam kolam bekas galian tanah timbun.Berbekal informasi tersebut wartawan coba mengkonfirmasi kepada pihak yayasan IDBS Balai Raja Nibukat.
"Benar Pak Iwan.. nanti untuk kronologis kami detailkan, dan kami mintakan dulu ke Ustad-ustad di pondok.. biar tak salah tulis". Ucap Nibukat kepada awak media lewat pesan WhatsApp
Arif selaku kepala sekolah SMPS IT IDBS Pinggir saat dikonfirmasi wartawan di Balai Raja membenarkan ada kejadian kejadian tersebut.
"Benar salah seorang pelajar kita kelas VII inisial LMK(13 th) meninggal dunia akibat masuk ke dalam kolam bekas galian tanah timbun itu.Kejadiannya pada Selasa (30/03) sekira pukul 15.00 wib, dimana anak-anak baru selesai ujian dan ustadz meminta untuk istirahat diasrama.Tanpa disadari korban bersama temannya berenang ke bekas galian tersebut sehingga terjadilah hal yang tak diinginkan tersebut.
Masih kata Arif "saat tenggelam itu ustadz kita yang ada diasrama sempat membantu menyelamatkan korban,sampai korban diatas kita berikan pertolongan P3K dan melarikan ke Klinik terdekat yang ada di Suriname.Selesai itu dari klinik kemudian dilarikan ke rumah sakit Permata Hati Duri dari keterangan pihak rumah sakit ternyata korban sudah tidak bernyawa dan kita pihak sekolah sudah menghubungi pihak keluarga korban.Korban selanjutnya kita bawa ke rumah keluarganya berada di Dumai.Alhamdulillah pihak keluarga menerima dengan iklas". ujar Arif
Sementara itu dari pantauan awak media di lokasi tempat meninggalnya korban bahwa antara lokasi galian dengan asrama tidak berpagar sehingga sistim keamanan anak yang belajar di SMPS IT IDBS masih terlihat tidak aman.Juga terlihat pos jaga (pos security) tetapi diduga saat kejadian petugas tidak ada sehingga anak bebas keluar pekarangan sekolah.
Terpisah Koorwil Pendidikan Kecamatan Pinggir Samsurizal saat dimintai tanggapan terkait kejadian tersebut beliau mengatakan "saya tidak tau adanya kejadian ini,baru ini lah saya tau sebab pihak sekolah dari IDBS belum memberikan laporan kepada saya",ucapnya singkat. (Putra)

Berita Lainnya
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa
Dukungan Masyarakat Menguat, Wali Murid Larang Anak Ikut Demo Koperasi Merah Putih di SMA 2 Kampar
DPC PDIP SIAK ADAKAN SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI SELURUH PENGURUS PARTAI MASA BAKTI 2025-2030
Hutan Hulu Kampar Dibabat, Air Terjun Gulamo Terancam: Masyarakat Minta Aparat Bertindak Cepat
Eks Kades Indra Sakti Dituntut 8 Tahun Penjara, Jaksa Tegaskan Ada Penyalahgunaan Wewenang Tanah Transmigrasi
DPRD Kampar Gelar Paripurna Laporan Reses, Aspirasi Rakyat Jadi Penentu Arah Pembangunan