Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Wali Kota Pekanbaru Gelar Open House, Eratkan Silaturahmi dengan Warga
Tetangga Indonesia Beli Roket Buatan Amerika yang Mampu Menghancurkan kekuatan Rusia

Nusaperdana.com, Internasional - Tetangga RI, Australia akan membeli sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) buatan Amerika Serikat (AS). Sebelumnya senjata itu dipuji di Ukraina karena mampu menghancurkan kekuatan pasukan Rusia.
Mengutip ABC, biaya pembelian dirahasiakan untuk alasan keamanan. Namun, pemerintah Australia telah mengonfirmasi dikisaran AUD$1 hingga 2 miliaran.
Menteri Industri Pertahanan Australia Pat Conroy mengatakan pembicaraan sudah dilakukan sejak Oktober tahun lalu. Ini dilakukan dengan Angkatan Darat AS dan juga Lockheed Martin.
Diketahui serangan HIMARS telah menewaskan 89 tentara Rusia dalam serangan balasan tentara Kyiv di Donestk, Ukraina Timur. Ini menjadi penyebab mengapa Australia harus memperoleh teknologi tersebut.
"Kami akan meluncurkan rudal darat Angkatan Darat yang dapat mencapai target hingga 300 kilometer jauhnya dan kami adalah bagian dari program pengembangan di AS yang disebut rudal serangan presisi, yang akan memungkinkan Angkatan Darat mencapai target lebih dari 499 kilometer," jelasnya.
"Ini akan memberi tentara Australia kemampuan menyerang yang belum pernah dimiliki sebelumnya," tambahnya.
Sebenarnya pembelian HIMARS sudah menyeruak sejak Juli 2022. Mengutip news.com.au, ada 20 unit HIMARS yang akan datang di 2026.
Menteri Pertahanan Australia Richard Marles mengatakan pembelian HIMARS penting mengingat "lingkungan strategis" saat ini. Ia berujar Angkatan Bersenjata Australia harus dilengkapi dengan kemampuan militer kelas atas.
"Peluncur Naval Strike Missile (NMS) dan HIMARS akan memberikan kekuatan pertahanan kita kemampuan untuk mencegah konflik dan melindungi kepentingan kita," katanya menyinggung NMS juga, yang sebelumnya telah disetujui pembeliannya April 2022.
Berita Lainnya
Warga Palestina yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan Dengan Kondisi Terluka
Tujuh Strategi Diplomasi Public Relations untuk Meningkatkan Reputasi Suatu Bangsa.
Amerika Serikat Mulai Uji Klinis Vaksin Influenza Universal
Rusia Kecam Aksi Barat Terhadap Iran
Australia tambah bantuan kendaraan lapis baja untuk Ukraina
Israel Hancurkan Bangunan Sekolah di Palestina di Tepi Barat
PM Inggris Sebut China Ancaman Terbesar Ekonomi Dunia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Pecat Komandan Militer Senior Ditengah Serangan Rusia