PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Tim ojoloyo satresnarkoba polres Kampar, tangkap pengedar Shabu di kampung terandam tambang.
Nusaperdana.com, kampar - Tim di juluki ojoloyo Satresnarkoba Polres Kampar lagi lagi dengan serius membasmi narkoba di kabupaten Kampar, kembali lagi menangkap seorang tersangka pengedar narkotika jenis shabu, pada Senin malam (12/07/2021) di wilayah Kampung Terandam Desa Tambang Kecamatan Tambang kabupaten Kampar provinsi Riau.
Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH di Konfirmasi oleh awak media melalui humas polres Kampar, membenarkan penangkapan terduga Pelaku narkoba jenis Shabu di wilayah terandam desa tambang kecematan tambang, Daren mengatakan, yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah AA alias OKI (33) warga Desa Pulau Sialang Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar" ujar Daren.
Lanjut Daren, Bersama pelaku turut diamankan barang bukti 5 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, sebuah bong sebagai alat hisap shabu dan beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini"jelas Daren
Lebih lanjut Daren, Pengungkapan kasus ini berawal pada Senin (12/07/2021) sekira pukul 22.00 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar mendapat Informasi dari masyarakat, terkait peredaran narkoba di wilayah Kampung Terandam Desa Tambang Kecamatan Tambang.
Menindaklanjuti informasi tersebut, kita perintahkan Tim Opsnal Resnarkoba polres Kampar untuk mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan, Tim berhasil mengamankan target yaitu AA alias OKI dan kemudian didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan terhadapnya.
Dari hasil penggeledahan ditemukan 5 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening pada kantong celana sebelah kanan tersangka, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ungkap Daren.
Disampaikan Daren, bahwa dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine.
Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (1) junto pasal 112 (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun," tutup Daren.(Redaksi)

Berita Lainnya
Sanusi Dukung KPK: Sumpah Gubri Wahid Harus Diuji di Pengadilan, Bukan Opini Publik
PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Diduga Serobot Lahan Sawit 50 Hektare, Lima Orang Dilaporkan ke Polres Kampar
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa