Upacara Farewell and Welcome Parade Polres Bengkalis Diwarnai Rasa Haru

Upacara Farewell and Welcome Parade Polres Bengkalis

Nusaperdana.com,Bengkalis - Usai acara pisah sambut dengan tradisi tepuk tepung tawar, Jajaran Kepolisian Resort Bengkalis melanjutkan  upacara Farewell and Welcome Parade bertempat di halaman Mapolres. Selasa (11/1/2022) sekitar 10.30 wib

Kegitan upacara dihadiri Waka Polres Bengkalis Kompol Asleli Farida Turnip SIK PJU Polres Bengkalis, Kapolsek se-kabupaten Bengkalis dan Seluruh jajaran personel  kepolisian Polres Bengkalis serta Ibuk-ibuk Bhayangkari Polres Bengkalis, Marching Band dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis dan Tokoh-tokoh Masyarakat.

Pada sambutannya AKBP Hendra Gunawan SIK MT, mengucapkan kepada AKBP Indra Wijatmiko dan keluarga selamat datang di kota Bengkalis Negeri junjunan. 

Para PJU Polres Bengkalis para Kasat-kasat, Perwira dan seluruh anggota kepolisian Polres Bengkalis yang saya cintai dan saya banggakan.

"Rasanya 1 tahun 7 bulan kita bersama-sama untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan kepolisian tentunya saat saya menjadi Kapolres, mungkin bisa dikatakan sebagai Kapolres covid-19 yang menangani dari awal masa-masa mulai covid-19. Dari mulai masa 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Kemudian terjadi peningkatan PPKM darurat kemudian PPKM wilayah sebagai di sibukkan dengan vaksinasi," jelas AKBP Hendra. 

Hasil kerja keras dari rekan-rekan semua telah membuahkan hasil kemudian berbagai gangguan Kamtibmas yang ada. Terima kasih kepada seluruh anggota sampai dengan 1 tahun 7 bulan, Alhamdulillah tidak ada gangguan Kamtibmas yang menonjol berbagai permasalahan bisa kita ungkap, pembunuhan kita bisa ungkap, kasus kebakaran lahan juga alhamdulillah tidak banyak hanya 3 kejadian besar juga bisa kita ungkap dan kita juga bisa memadamkan karhutla dengan cepat. 

"Banyak kenangan yang mungkin kita torehkan dan saya minta rekan-rekan semua mendukung Kapolres Baru Mas Indra apa yang menjadi kebijakannya nanti. Mas Indra sebagai teman saya satu angkatan dan torehkan prestasi yang sama bahkan mungkin lebih dari rekan-rekan berikan kepada saya,"ujar AKBP Hendra yang akan menjabat Wadirlantas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Berikan hal-hal yang positif apa yang disampaikan saat yang disampaikan saat yang mana Pak Jokowi menyampaikan bahwa tugas polisi bukan hanya menjaga Kamtibmas tetapi bukan profesi tetapi sebagai yang terbaik yang sudah sering saya sampaikan pada saat apel setiap harinya di mana polisi sebagai penjaga peradaban walaupun memang polisi mengayomi masyarakat.

Saya ucapkan selamat datang pak Indra dan selamat bertugas di Polres Bengkalis di negeri junjungan ini yang masyarakatnya rama - tamah.Polres Bengkalis yang dulunya Polres terbaik.

Alhamdulillah selama 1 tahun 7 bulan juga tidak ada pelanggaran yang berarti tidak ada lagi yang membawa narkoba tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran fatal, saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh anggota Polres Bengkalis. 

Selaku manusia biasa saya mohon maaf apabila ada hal-hal yang mungkin selama kita bersama-sama ada tutur kata maupun perbuatan saya yang salah yang menyakiti bahkan yang kena sidang bahkan yang mungkin kena gedung kir mungkin ada yang harus hormat bendera sama Buk Waka atas perintah saya.

"Saya mohon maaf apabila ada yang tidak berkenan tapi sesungguhnya semata-mata saya ingin menjadikan rekan-rekan yang terbaik, saya ingin menjadikan Personel Polres Bengkalis yang terbaik bukan untuk kepentingan pribadi saya secara pribadi saya minta maaf dan sekali lagi mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya pada saya dan beserta keluarga," uangkap AKBP Hendra Gunawan dengan nada sedih meninggal Polres Bengkalis.

Terakhir dikatakan AKBP Hendra, tidak ada kata perpisahan buat saya karena perpisahan yang sesungguhnya adalah kematian tetapi ini merupakan awal dari perjumpaan kita, faktanya pada tahun 2005 saya pernah disini saya tidak pernah bermimpi juga untuk menjadi Kapolres Bengkalis dan ternyata saya kembali ke Polres Bengkalis tetapi ini merupakan suatu awal perjumpaan kita tidak tahu apakah mungkin kita berjumpa lagi di saat waktu yang berbeda di saat situasi yang berbeda maupun tempat yang sama maupun tempat yang berbeda jadi jangan pula nanti saya datang misalnya sebagai anjak untuk apa supervisi ke Polres nanti tidak ada yang jemput. 

"Kalau ada rekan-rekan mau main ke Jogja jangan sungkan-sungkan juga telepon saya ya kalaupun saya nggak bisa nyiapin mungkin fried chicken yang paling tidak gudeg Jogja, selagi lagi dari Hati yang terdalam saya mohon maaf, mohon doa dan dukungannya selalu supaya sama-sama kita berhasil menorehkan tinta tinta emas bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang kita cintai terima kasih."ujarnya.

Sementara itu Kapolres Baru AKBP Indra Wijatmiko mengucapkan terima kasih teman-teman dari Satpol PP atas pemain musiknya pada kesempatan siang hari ini. 

Beberapa hal yang perlu disampaikan yang pertama adalah saya mengucapkan terima kasih atas sambutan kehadiran saya di sini saya merasa bangga karena Mas Hendra mengantarkan saya ke sini dan saya juga ingin meminta kepada teman-teman sekalian tolong bantu saya untuk melaksanakan tugas di Polres Bengkalis.

"Sebagai orang baru, saya memohon dengan segala kerendahan hati, saya bukan siapa-siapa dan tidak akan menjadi apa-apa kalau tidak ada sumbangsih dari teman-teman sekalian saya mohon apa yang kalian berikan kepada saudara saya, AKBP Hendra Gunawan tolong berikan juga kepada saya tentang gimana caranya kita memelihara keamanan khususnya di kota Bengkalis."Kata AKBP Indra.

Lanjut AKBP Indra, Saya mohon titip diri saya dengan keluarga ada sesuatu hal yang perlu di sampaikan silakan langsung ke saya, betul yang di katakan sahabat saya, bahwa polisi ini bukan hanya sebagai pekerjaan saja tetapi bisa lebih tinggi menjadi suatu pengabdian. Kemarin kita sama-sama mendengar dari Pak Kapolda mengatakan bahwa orang tua kita sekarang ada dua yang pertama orang tua yang sesungguhnya yang kedua orangtua kandung yaitu polisi.

Polisi telah melahirkan kita menjadi seorang pengayom kepada masyarakat lakukan yang terbaik untuk membalas Budi kepada ibu kandung kita polri. Jangan khianati dia segala sesuatunya kita masih ini seperti saudara saya, Mas Hendra.

"Saya cukup kagum apa yang dilakukan selama 1 tahun 7 bulan melahirkan sebuah buku, ini bukan beliau yang minta tapi masyarakat yang membuatnya masyarakat, mungkin masyarakat yang menulis buku tersebut pada saat kehadiran beliau dicatat dan masyarakat yang membuat buku itu pasti berkata dalam hatinya saya lihat dari 2 bulan kedepan apakah Pak Hendra seperti ini juga ternyata 2 bulan kedepan masih tetap kontinuitas apa yang diberikan kepada masyarakat Bengkalis, selanjutnya membuat buku juga pasti mengatakan saya lihat yang 4 bulan 5 bulan karena manusia melihat watak manusia tersebut itu hanya satu dua tiga bulan setelah 45 itu baru keluar watak aslinya.

"Mungkin beliau melihat dari watak secara saya ternyata pekerjaan continue coba anda bayangkan mereka ikhlas membuat buku tentang pekerjaan yang telah ditorehkan oleh beliau untuk kota Bengkalis"

"Penghargaan yang sangat besar kunci keberhasilan Polri adalah sebuah pekerjaan dapat diterima oleh masyarakat itu saja kuncinya kemasyarakatan misalnya dia bisa menerima yang bisa membuat buku berarti katagorinya di mata saya Mas Hendra ini sudah cukup berhasil, mana tau nantik saya mohon petunjuk Mas Hendra  tentang gimana melakukan pola-pola terbaik untuk kota Bengkalis, hubungan kita ditetap terjaga,"tutup AKBP Indra Wijatmiko.**



[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar