PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
Aceh Timur Dukung Penyusunan Dokumen VSA
Nusaperdana.com, Aceh Timur - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mendukung penuh program penyusunan dokumen Verified Sourcing Area (VSA) atau Area Komoditas Terverifikasi didaerahnya. Apalagi dalam penyusunan dokumen tersebut ikut didukung dan difasilitasi Forum Konservasi Leuser (FKL) dan IDH.
"Program VSA atau Area Komoditas Terverifikasi sangat membantu daerah dalam upaya mengembangkan model area atau wilayah sumber penghasil produksi komoditas berkelanjutan dengan pendekatan wilayah hukum," kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib, melalui Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur T. Reza Rizki, SH, M.Si, dalam FGD Penyusunan Dokumen VSA Secara Virtual di Aula Setdakab Aceh Timur, Rabu 23 September 2020.
Diharapkan, nantinya dapat memberikan arah membangun ekonomi sekaligus meningkatkan proteksi hutan dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan komoditas yang bertanggung jawab.erlu diketahui. "Kedepan kita harap bisa membangun ekonomi sekaligus meningkatkan proteksi hutan dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan komoditas yang bertanggung jawab," katanya.
Beberapa jenis tanaman yang tidak disukai gajah antara lain merica, cengkeh, sere wangi, sere dapur, vanili, jerenang, jeruk, salak, madu dan jenis komoditas lainnya. "Jenis-jenis ini tidak membutuhkan lahan yang luas tetapi nilai ekonominya sangat tinggi dan perlu dikembangkan di Aceh Timur," sebutnya.
Disisi lain, pemerintah juga komit dalam memperbaiki ekonomi rakyat dan perlindungan terhadap hutan dan satwa, serta pemulihan ekosistem hutan. "Melalui pendekatan ini tentu pekebun kecil dengan para pembeli ditingkat nasional dan internasional yang berkomitmen untuk membeli produk komoditas berkelanjutan, sehingga rantai pasok menjadi lebih pendek dan biaya transaksi menjadi lebih efisien dan keuntungan petani dapat lebih tinggi," tutur T. Reza Rizki. (KC)

Berita Lainnya
Awak Media Soroti Dugaan Galian Tanah Timbunan di Simpang Kubu, Surat Konfirmasi ke Polisi Tak Berbalas
Satpol PP Kampar Turun ke Lokasi, Kafe My Love di Tanjung Sawit Mendadak Tutup, Diduga Ada Kebocoran Informasi
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten