PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
Bupati Bengkalis Buka Pelatihan Kader Posyandu Ditaja TP-PKK Mandau
Nusaperdana.com,Mandau - Bupati Bengkalis Kasmarni membuka secara resmi pelatihan kader Posyandu yang ditaja TP-PKK Kecamatan Mandau bertempat di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, Senin (07/11).
Pelatihan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi dan skill para kader Posyandu yang merupakan salah satu program unggulan Bupati Bengkalis Kasmarni dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Turut hadir, Staf Ahli Bupati bidang Politik, Hukum dan Pemerintah Toharuddin, Staf Ahli Bupati bidang SDM dan Kemasyarakatan, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bengkalis, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Pinggir Zama Riko Dakanahay, serta Kader Posyandu se-Kecamatan Mandau.
Camat Mandau Riki Rihardi pada kesempatan itu menyampaikan kepada peserta pelatihan ataupun Kader Posyandu se-Kecamatan Mandau agar selalu all out dalam melayani masyarakat. Bekerja dengan sepenuh hati, karena hanya di Kabupaten Bengkalis kita diberi insentif atau honor sebagai Kader Posyandu.
"Maka dari itu, kita harus bisa melayani masyarakat dengan lebih ekstra. Jika masih terdapat Posyandu yang kunjungan bayinya sangat rendah, maka perlu kita merge, agar lebih efektif," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bengkalis Kasmarni dalam sambutannya berharap kepada seluruh kader Posyandu untuk bersungguh-sungguh dan mengikuti pelatihan dengan baik agar permasalahan mendasar yang masih ditemui dalam penyelenggaraan pelayanan posyandu masih kurangnya pengetahuan para kader, baik dari sisi akademis, maupun teknis pelayanan.
“Untuk itu, kami berharap agar seluruh kader agar dapat mencerna materi yang diberikan oleh pemateri, agar dalam menjalankan tugasnya bisa lebih baik dan memberikan bantuan mendasar terhadap pelayanan kesehatan dan sosial kepada masyarakat,” katanya.
Kasmarni mengingatkan kepada seluruh kader, untuk berpartisipasi bergerak aktif mendatangi rumah masyarakat dalam mendata, mengecek kesehatan masyarakat, baik itu ibu-ibu hamil, maupun balita.
“Saya ingin kepada seluruh kader untuk bisa berperan aktif khususnya dalam menekan angka stunting di Kabupaten Bengkalis. Percuma saja ada posyandu tapi tidak ada orang, untuk itu semua kader harus berperan aktif,” ujarnya.
Kader Posyandu di Bengkalis, dikatakan Bupati Bengkalis Kasmarni saat ini di berikan honor oleh Pemerintah, dan termasuk keistimewaan yang diberikan.
“Oleh karenanya, kami berharap kepada seluruh kader agar bisa lebih aktif, dan bergerak di lingkungan masyarakat,” pesan Kasmarni membuka pelatihan Kader Posyandu se-Kecamatan Mandau.**

Berita Lainnya
Satpol PP Kampar Turun ke Lokasi, Kafe My Love di Tanjung Sawit Mendadak Tutup, Diduga Ada Kebocoran Informasi
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana