Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Butuh 110 Manusia untuk Memulai Peradaban di Planet Mars

Nusaperdana.com, Paris - Kolonisasi Mars digadang-gadang beberapa pihak, sebut saja Elon Musk sang pemilik SpaceX. Nah, kira-kira berapa orang diperlukan untuk memulai peradaban di planet Merah itu?
Studi yang dilakukan ilmuwan The Bordeaux Institut National Polytechniqu di Perancis menyimpulkan, diperlukan 110 manusia di tahap awal. Mereka dikirim ke sana untuk membuat berbagai perangkat dan komoditas penting bagi diri mereka.
Mereka diasumsikan tinggal di dalam kubah penuh oksigen. Studi ini dibesut oleh Profesor Jean Marc Salotti menggunakan model matematika.
"Bagaimana kemungkinan survival di planet lain dan bisa mencukupi diri sendiri? Pertanyaan ini penting bagi masa depan penjelajahan antariksa dan mungkin juga masa depan manusia secara umum," katanya.
"Saya tunjukkan bahwa model matematika bisa digunakan untuk menentukan angka minimum orang dan cara bertahan hidup di planet lain, dengan Mars sebagai contohnya," imbuh dia.
"Maka angka minimum orang telah dikalkulasi dan hasilnya adalah 110 individual," lanjutnya, seperti dikutip detikINET dari Mirror.
Namun demikian, peluang mereka survive bergantung pada beberapa hal. Misalnya seberapa baik mereka bisa bekerja sama dan mengorganisir waktu serta sumber daya yang ada.
Saat ini, SpaceX merupakan perusahaan paling serius dalam upaya mengirimkan manusia ke Mars. Mereka menjadikan pesawat antariksa powerful, Starship, sebagai prioritas utama untuk sampai ke sana.
Berita Lainnya
Warga Palestina yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan Dengan Kondisi Terluka
Tujuh Strategi Diplomasi Public Relations untuk Meningkatkan Reputasi Suatu Bangsa.
Amerika Serikat Mulai Uji Klinis Vaksin Influenza Universal
Rusia Kecam Aksi Barat Terhadap Iran
Australia tambah bantuan kendaraan lapis baja untuk Ukraina
Israel Hancurkan Bangunan Sekolah di Palestina di Tepi Barat
PM Inggris Sebut China Ancaman Terbesar Ekonomi Dunia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Pecat Komandan Militer Senior Ditengah Serangan Rusia