PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
Pin Bermasa Bukan Pemkab Menyediakan, Itu Murni Inisiatif Pribadi
Nusaperdana.com,Duri - Pin Bengkalis Bermasa yang saat ini dipakai Para pejabat bahkan sampai ke Kepala Desa itu murni inisiatif sendiri bukan dari anggaran pemerintah daerah.
Hal itu sampaikan Kabag Prokopim Syafrizal S.Sos untuk meluruskan asumsi yang beredar biar tidak salah paham di tengah-tengah masyarakat.
"PIN bermasa ini bukan dari Pemerintah yang menyediakan, tapi kalau ada yang minat untuk memiliki bisa dipesan dengan harga 55 ribu," ucap Syafrizal kepada beberapa awak media, Selasa (13/09) malam.
Dikatakan Syafrizal, kenapa harus dibayar 55 ribu, jika ingin memakai PIN Bermasa karena yang membuat PIN itu kita pesan dari luar, maka kita jual untuk di bayarkan kepada yang membuat nya.
"Kita tidak ada paksaan kepada siapa pun untuk harus membeli PIN, saya menawarkan bagi yang berminat," ungkap Syafrizal usai acara Lunching Kasmart di Hotel Surya.**

Berita Lainnya
Satpol PP Kampar Turun ke Lokasi, Kafe My Love di Tanjung Sawit Mendadak Tutup, Diduga Ada Kebocoran Informasi
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana