Sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja, RS Thursina MoU Dengan BPJS Tenagakerja Duri
Nusaperdana.com, Mandau - Kini Rumah Sakit Thursina Duri telah melayani pasien Peserta BP Tenagakerja yang mengalami kecelakaan dalam bekerja di perusahaan.
Hal itu disampaikan Manager Humas RS Thursina Belman Junaidi SE, kepada Nusaperdana.com usia melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) oleh Pimpinan RS Thursina Duri dengan Pimpinan BPJS Tenagakerja Duri, Achiruddin SE MH pada bulan Agustus 2021 lalu.
Dikatakan Belman Junaidi Kerjasama ini dengan sasaran seluruh Perusahaan yang ada di kabupaten Bengkalis.Kepada karyawan perusahaan sebagai peserta BP Jamsostek ketenagakerjaan yang nanti ingin dirawat kita juga bantu mengurus semua Administrasinya sampai tuntas.
"Jadi Karyawan Perusahaan yang mengalami kecelakaan kerja atau kecelakaan akibat kerja tidak perlu panik, bisa langsung dibawa ke RS Thursina dan pengurus Administrasi tidak merepotkan "ujar Belman Junaidi, Rabu (15/09) siang.
Dijelaskan Belman Junaidi di RS Thursina Duri, perawatan bagi karyawan Perusahaan peserta BP jamsostek yang mengalami kecelakaan kerja dan akibat kecelakaan kerja akan ditanggung seratus persen.

Disisi lain Pimpinan BPJS Tenagakerja Duri Achiruddin SE MH mengatakan Perluasan jaringan layanan kecelakaan kerja dengan PLKK (Pusat Layanan kecelakaan kerja) kita telah melakukan MoU dengan 2 Fasilitas kesehatan dilingkungan Kabupaten Bengkalis.
"Adapun 2 Fasilitas kesehatan yaitu salah satunya termasuk Rumah sakit Thursina Duri," jelasnya.
Sementara itu Ia menjelaskan perluasan kerjasama ini bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih luas lagi bagi Peserta BP jamsostek yang mengalami kecelakaan kerja, yang sebelumnya kita telah bekerjasama dengan 16 Fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Bengkalis terdiri dari Rumah sakit dan Klinik pratama.
"Bertambahnya fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Tenagakerja Duri, kita berharap penanganan pengobatan dan perawatan peserta yang mengalami kecelakaan kerja dapat lebih cepat sehingga dalam masa 'Golden hour' pasien dapat segera ditangani dan dampak dari kecelakaan kerja dapat di minimalisir," harap Achiruddin. (Putra)

Berita Lainnya
Wujudkan Swasembada Pangan, Polsek Tanah Merah Dampingi Petani Jagung di Indragiri Hilir
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Terusan Beringin Jaya
Polsek Tanah Merah Lakukan Pengecekan Persiapan Lahan Penanaman Jagung Kuartal II
Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Ketua MUI Inhil Apresiasi Kapolda Riau dan Kapolres Inhil, 557 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan
Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian
Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II