Tak Cuma Iblis, Manusia Jadi Objek Horor Timo Tjahjanto di 'SIM 2'
Nusaperdana.com, Jakarta - Timo Tjahjanto tak hanya membawa kisah horor dari eksistensi iblis dan setan. 'Sebelum Iblis Menjemput' yang kini ada bagian duanya itu juga diselipkan Timo soal isu kekerasan pada anak dan perempuan.
"Gue selalu lihat kalau dalam film horor itu, lo harus ada sisi gelap yang datangnya bukan cuma dari setan. Tapi dari sisi dalam manusia juga," ujar Timo Tjahjanto dalam wawancara belum lama ini.
Di cerita 'SIM' pertama, ia gambarkan di tokoh Lesmana yang diperankan Ray Sahetapy.
"Kayak di 'SIM' 1, sisi darkness-nya kan ketamakan si Lesmana. Dan bagaimana dia bermain api dengan hal-hal yang tidak dia mengerti," urai Timo.
"Nah yang sekarang, yang gue eksplor si Pak Ayub ini sebagai figur yang menyukai anak-anak. Dia merasa cinta banget sama anak-anak sampai dia pengin tinggal selama-lamanya," imbuhnya.

Soal ini, Timo punya sisi personal yang menjadi motivasinya membawa isu kekerasan dan sindrom stockholm dalam film.
Ia punya pengalaman pribadi soal ini.
"Itu semua tuh buat gue adalah orang-orang yang pernah gue lihat di kehidupan nyata. Bahwa orang-orang yang dilecehin dari kecil, di sexually abuse dari kecil, pasti akan ada yang hilang dari diri mereka," ujar Timo.

Berita Lainnya
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau Resmi Dilantik, Hj. Helmiaty Basri Siap Pimpin Penguatan Peran Perempuan di Kepri
Seorang Remaja Diperkosa 27 Pria di Sampang, Komisi XIII: Kejar Seluruh Pelaku, Pastikan Korban Pulih dan Peroleh Keadilan
Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Nino dan Prioritaskan Pencegahan
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!
Tragedi di Intan Jaya: Ibu Hamil Jadi Korban Tembakan, DPR Desak Investigasi Transparan
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas