Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Camat Teupah Barat Buka MTQ III Desa Lantik
Nusaperdana.com, Simeulue - Camat Teupah Barat, Misrahudin, SE secara resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) III Tingkat Desa Lantik Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue, Rabu (28/4/2021) malam.
"MTQ selain sebagai peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, juga sebagai ajang silaturahmi dalam mempererat ukhuwah islamiyah melalui siar Islam yakni Al-Quran," Demikian Camat Misrahudin dalam sambutannya pada acara pembukaan MTQ III yang berlangsung di Masjid Tawaqqal desa Lantik.
Camat Misrahudin berharap dengan pelaksanaan MTQ ini para generasi muda dapat memahami nilai nilai Al-Qur'an yang terkandung di dalamnya.
Sebelumnya Ketua Panitia MTQ III tingkat Desa Lantik, Sarwo Edy, SIP mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya MTQ tingkat desa ini semoga berlangsung tertib dan lancar serta dapat menghasilkan Qari dan Qar'ah yang terbaik untuk Desa Lantik nantinya.
Acara pembukaan dihadiri Oleh Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Teupah Barat, Zulfadli Abidin, SE yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Simeulue, Kepala KUA Kecamatan Teupah Barat Drs. Aliusman, Ketua LPTQ Kecamatan Teupah Barat Saharmi, Imeum Mukim Darul Ihksan Ahmad, Sekdes Awe Seubal Adrianto, Sekdes Leubang Abu Marsad dan Pemdes beserta masyarakat desa Lantik. (Uris)

Berita Lainnya
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara
Penolakan PKS Oleh Pesantren Al Fauzan Terlalu Berlebihan
KLH Respons Galian Tanah Diduga Ilegal di Simpang Kubu Kampar