Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Wali Kota Pekanbaru Gelar Open House, Eratkan Silaturahmi dengan Warga
Kok WNA Korea Ngadu ke DPR RI?

Nusaperdana.com, Jakarta - Nasabah PT Asuransi Jiwasraya hari ini mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) terkait pembayaran tunggakan klaim polis bancassurance. Setidaknya ada 50 nasabah yang hadir yang tidak hanya warga negara Indonesia, tapi juga ada warga Korea, Malaysia hingga Belanda.
Rapat kali ini dipimpin oleh Muhammad Haekael dari Fraksi Gerindra yang dihadiri oleh puluhan anggota komisi VI.
Dalam rapat ini, salah satu warna negara Korea bernama Kim Ki Pong yang kena tipu Jiwasraya meminta tolong kepada DPR untuk mendorong pemerintah mengembalikan uangnya. Ia menyampaikan keluhan ini dengan berlinang air mata.
Ceritanya, ia sangat membutuhkan uang yang ditanamkan di Jiwasraya untuk kehidupan sehari-hari. Sebab ia sudah pensiun dan tidak punya penghasilan lagi.
Lanjutnya, ia disini hanya tinggal sendiri karena suaminya sudah meninggal dan keluarganya semuanya ada di Korea. Oleh karenanya, ia ingin uangnya kembali untuk membeli tiket pulang ke Korea Selatan.
"Saya hanya mau pulang ke Korea, hanya tinggal sendiri di sini. Bagaimana uang saya. Saya hidup disini sehari-hari perlu uang. Kalau pulang harus biaya pesawat, tolong saya mau pulang ke Korea," isaknya di Ruang Rapat Komisi VI, Rabu (4/12/2019).
Tak hanya dirinya, Vice President Samsung Electronic Indonesia, Lee Kang Hyun yang juga diketahui menjabat sebagai Ketua Kadin Korea di Indonesia tak lepas dari tipuan Jiwasraya.
Bahkan, Lee Kang Hyun mengaku membeli polis asuransi Jiwasraya hingga Rp 16 miliar. Dari total itu, ia baru melakukan penarikan dananya sebesar Rp 8 miliar.
"Uang saya masih ada Rp 8 miliar lagi di Jiwasraya," ujar Lee.
Menurutnya, ia dan teman-teman Koreanya membeli polis asuransi Jiwasraya melalui PT Bank KEB Hana Indonesia.
"Hana Bank menjual ke orang Korea di Indonesia. Kita percaya karena katanya ini milik pemerintah jadi pasti terpercaya. Makanya saya dan teman-teman saya dari korea mengikuti program ini," jelasnya.
Lee menyebutkan, ada 474 orang Korea yang menjadi korban Jiwasraya dengan total dana Rp 572 miliar melalui Bank KEB Hana.**
Sumber: CBNC Indonesia
Berita Lainnya
Ratusan Kader GMNI Jaksel Gelar Aksi Tolak Revisi UU TNI di DPR RI
Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Polri, Kadivhumas Polri: "Rotasi untuk Perkuat Kinerja Institusi"
Dugaan KTP Ganda di Jajaran Direksi Telkomsel, CERI Siapkan Laporan Resmi ke Polisi
Wah, Presiden Prabowo Kirim Bunga Anggrek ke Megawati
Sempat Dilaporkan Hilang, Zaki Anak berusia 8 Tahun Asal Merak Ditemukan di Rumah Makan di Provinsi Riau
Dirut PLN dan Keluarga Naik GA 0716 Plesiran ke Australia Saat Siaga Nataru, Perjalanan Dinas Fiktif Mencuat
Fokus Energi Hijau, PLTSa Siap Sulap Ribuan Ton Sampah Di Palembang Jadi Energi Listrik
Rombongan Perwira Siswa Seskoad XX Kunjungi Perangkat Daerah Indramayu