Cegah DBD, ini Berbagai Upaya yang Dilakukan UPT Puskesmas Tembilahan Kota
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Guna mencegah dan mengantisipasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti, UPT Puskesmas Tembilahan Kota melakukan berbagai upaya salah satunya dengan penyuluhan keliling.
Tidak hanya mobil Penyuluhan Keliling, UPT Puskesmas Tembilahan Kota juga melakukan, penyelidikan Epidemiologi, Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) dikantor lurah dengan sasaran kader Posyandu, pembagian bubuk Abate serta fogging di pemukiman masyarakat.
Dijelaskan Kepala Puskesmas Tembilahan Kota, dr Dwi Agustina F untuk kegiatan mobil penyuluhan keliling dilaksanakan di Kelurahan Tembilahan Kota serta Kelurahan Pekan Arba, dengan petugas tenaga kesehatan yang turun diantaranya, dari Bidang Promosi Kesehatan, Linda, ST,r.Keb, Program Surveilens, Irmawati, SKM dan driver ambulan Fadly.
Mengingat adanya temuan kasus DBD di Kabupaten Indragiri Hilir serta memasuki musim penghujan, Kapus Tembilahan Kota menghimbau masyarakat untuk dapat menerapkan 4M Plus.

"Dihimbau kepada masyarakat diwilayah kerja UPT Puskesmas Tembilahan Kota untuk dapat menerapakan 4M Plus sebagai upaya pencegahan dan penyebaran perkembangan biakan nyamuk Aides Aegepty penyebab DBD," pungkasnya.
Upaya gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 4M Plus,
1) Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain
2) Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya
3) Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah,
4). Memantau wadah penampungan air dan bak sampah.
Adapun yang dimaksud dengan Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti:
1) Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan;
2) Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk;
3) Menggunakan kelambu saat tidur;
4) Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk;
5) Menanam tanaman pengusir nyamuk,
6) Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah;
7) Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.(Advertorial)

Berita Lainnya
Melalui Program Ayam Petelur, Polsek Sabak Auh Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan Warga
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sabak Auh Monitoring Lahan Jagung Pipil
Polsek Rambah Samo Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Desa Teluk Aur
PT Era Sawita Konsisten Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan Anak Yatim di Kepenuhan
Sinergi Polri dan Masyarakat, Polsek Tanah Merah Dukung Peternakan Sapi di Inhil
Kodim 0314/Inhil Raih Juara I Lomba Simulasi Pemadam Kebakaran Tingkat Korem 031/WB
Pemkab Inhil Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Kapolres Inhil Sosialisasikan Green Policing dan Sebar Maklumat Larangan Membakar Lahan
Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang Monitoring Langsung Pertumbuhan Jagung Usia 8 Minggu